Showing posts with label modal usaha. Show all posts
Showing posts with label modal usaha. Show all posts

Cara Cepat Dapat Modal Usaha : PROPOSAL PENGAJUAN PINJAMAN MODAL USAHA KE BANK



PROPOSAL PENGAJUAN PINJAMAN MODAL USAHA KE BANK 

Yogyakarta, 4 Februari 2013 
Kepada, Yth. Pimpinan BANK DURIAN RUNTUH 
Jln. Wahid Hasyim No.98 Yogyakarta 

Dengan hormat, 

Bersama surat ini, kami melampirkan pengajuan pinjaman sebesar Rp 50.000.000,00. Uang tersebut diperlukan untuk modernisasi satu dari pabrik sparepart mobil kami yang terletak di kawasan industri. Rincian pengeluaran yang diajukan tercantum di lampiran 1 dalam formulir lamaran. 

Perusahaan kami memiliki reputasi baik. Selama tiga tahun lebih, kami telah mencapai tingkat pertumbuhan 45%. Suku bunga kami dalam investasi adalah yang terbaik dalam industri. Dengan modernisasi pabrik, kami berharap produktivitas akan meningkat sebesar 70%. Mempertimbangkan cerahnya potensi pasar untuk sparepart mobil di negara ini, kami tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan pinjaman dalam jangka waktu tiga tahun. 

Perusahaan kami mengalami posisi keuangan yang sangat bagus, kami memiliki aset-aset yang tidak bergerak senilai Rp 5.000.000.000yang dapat menjadi bagian dari jaminan. Saldo keuangan kami tidak pernah berada di bawah Rp 100.000.000,00.

Kami telah menjadi klien Anda selama lebih dari satu dasawarsa. Ini adalah pertama kalinya kami mengajukan pinjaman sebesar ini. 


Hormat kami, 

Wawan Supriawan, 
S.T Direktur ADHA MOTOR

Tips Usaha : Cara Cepat Dapat Modal Buat Bisnis




Saveupdata.com -Mampu memulai sebuah usaha merupakan impian banyak orang. Namun banyak dari mereka yang terhambat karena masalah permodalan. Sulit rasanya untuk memulai sebuah bisnis apabila tidak memiliki dukungan finansial yang cukup.  Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Ternyata ada banyak alternatif yang bisa Anda pakai untuk mampu mendapatkan modal yang diperlukan. Melansir Forbes, dikutip dari liputan6.com berikut ulasannya: 

Pinjam dari bank  

Bank adalah tempat yang paling sering dituju orang yang membutuhkan modal usaha. Apabila Anda ingin meminjam uang dari bank, Anda dapat mencoba memanfaatkan program pinjaman dengan bunga atau tanpa anggunan  Pakai uang tabungan Anda tidak suka berhutang ke bank karena merasa bunga yang dikenakan terlalu tinggi? Anda bisa memakai tabungan untuk dijadikan modal usaha. Cara ini jauh lebih aman karena tidak berisiko berhutang  

Waralaba  

Sistem franchise ini maksudnya usaha kerja sama antara pihak pemilik usaha dengan pelaku usaha. Pembagian keuntungan berdasarkan perjanjian yang telah disepakati dan pemilik usaha akan menyediakan semua fasilitas dan modal yang kemudian akan dijalankan oleh pelaku usaha.  Sistem ini tidak mengeluarkan modal yang banyak bagi Anda sang pelaku usaha. Tetapi Anda harus memilih brand franchise yang sudah terkenal sehingga kemungkinan untung lebih besar.

Menjual Aset
Bila Anda memiliki aset seperti properti, kendaraan bermotor, emas atau investasi lain yang menguntungkan, kenapa tidak dijual untu digunakan sebagai modal usaha? Bila usaha Anda berhasil, Anda bisa membeli aset yang telah dijual tadi dengan yang lebih bagus dan lebih banyak.

Pinjam dari teman atau saudara
Cara lain adalah mencoba mendapatkan pinjaman pada orang-orang dekat Anda misalnya pada teman, saudara, mertua, sepupu dan lain-lain.
Pinjaman dari mereka mungkin tidak banyak seperti Anda meminjam di bank, tetapi pinjaman itu biasanya bebas bunga.

Kiat - Kiat Sukses Cara Mengelola Keuangan Agar Usaha Kita Berkembang

Dalam membangun usaha / berdagang kita harus hati - hati dalam mengelola keuangan dan pendapatan kita, karena sangat berpengaruh dalam perkembangan usaha kita. Pengelolaan keuangan harus kita utamakan baik dari segi pengeluaran maupun segai pemasukan. Beberapa kiat atau tips dalam mengelola keuangan antara lain sebagai berikut.
Gaji diri Anda sendiri
 
Ingat, meski kita adalah pemilik usaha namun kita juga sekaligus berperan sebagai pekerja dalam usaha tersebut. Maka dari itu, baiknya jika kita adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha tersebut maka kita harus tetap memberikan alokasi upah atau gaji pada diri kita sendiri. Dengan sistem seperti ini maka kita hanya akan membelanjakan uang dari gaji tersebut dan bukan mengambil semua keuntungan usaha untuk kebutuhan yang kita miliki.
Besar gaji tersebut adalah 10% dari omset. Jika kita mempunyai karyawan maka total gaji kita + karyawan tetap 10% dari omset.

Sisihkan 1% bahan baku produk setiap harinya
 
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

Bagi laba bersih menjadi 3 bagian
 
Untuk dapat menjalankan atau mengelola keuangan usaha yang kita dirikan dengan baik maka kita dapat membagi laba yang kita dapat menjadi tiga bagian yaitu:
a. 1/3 untuk menambah modal usaha
b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda dan berSedekah kepada orang yang membutuhkan.

Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
 
Untuk kepentingan pribadi hanya gunakan gaji yang kita dapat dari usaha tersebut. Jika gaji kita dirasa kurang maka kita harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang dari usaha kita yang baru saja berjalan tersebut. 

Disiplin!
Terpenting, agar usaha kita dalam mengelola keuangan tersebut bisa berjalan maka kita harus disiplin, tidak ada lagi tawar menawar. Ingat usaha kita selama ini akan gagal total jika kita tidak memegang teguh prinsip disiplin ini.


Dari pada Melamar Mending Buka Usaha Sendiri




Tahun 2015 ini memang banyak lulusan dari berbagai kampus di Indonesia , hampir rata - rata berkeinginan untuk melamar ke perushaan yang bonafit agar bisa mendapatkan gaji yang bagus. Akan tetapi peluang tersebut sangat susah karena saking banyaknya pelamar di Indonesia.  Mumpung masih muda mari berkarya sebaik mungkin, bisa menjadi pengusaha sukses adalah impian yang sangat baik. 

Apabila mengalami kegagalan janganlah patah semangat karena Kegagalan hanyalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Mulailah berdagang dari sekarang, banyak pilihan untuk usaha, bisa usaha warung makan, bisa usaha rental mobil, bisa usaha jual baju dll. 

Semoga kita semua menjadi ‪#‎WirausahaMuda‬ yang sukses ... Amin 

Foto : Sasa Darfika, 21 tahun

Istri Banyak Alasan Bila diAjak Usaha, Mungkin Ini Alasannya dan Solusinya




Halloo... sobat Wirausaha Muda ada banyak alasan kenapa wanita atau juga bisa istri Anda masih saja ragu untuk mandiri dengan jadi pengusaha atau pebisnis. Mulai dari tak punya modal, sudah terlalu nyaman dengan kondisi saat ini, hingga tak berani mengambil risiko baru. Umumnya, inilah tiga ketakutan terbesar wanita dalam membangun bisnis sendiri. Simak uraian berikut ini.

1. Wanita atau Istri itu Takut Rugi
Namanya bikin usaha sendiri, untung rugi itu sudah biasa dan ketika kita sudah begitu ketakutan dengan risiko rugi, maka ide untuk membangun bisnis sendiri akan hilang begitu saja. Dahlyn McKowen, pendiri “eWomenNetwork” punya tipsnya untuk kita semua. Ia bilang, “Temukan cara untuk mendukung sikap positifmu.” Dia juga menambahkan kalau yang perlu kita lakukan adalah mengubah sikap. “Sikapmu lebih penting dari gelar dan diplomamu, penghargaan dan prestasimu, kondisimu dan kesuksesanmu,” lanjutnya.

2. Takut Keluar dari Zona Nyaman
Saat sudah berada di zona nyaman, rasanya kita tak mau pergi ke mana-mana, tapi kalau dibiarkan terus-menerus, hidup Anda bisa terasa sangat membosankan. Nggak mau kan hari-hari Anda nantinya berlalu hampa dan tak bermakna?

Mungkin saat ini Anda sudah bekerja sebagai seorang karyawan, tapi jauh di lubuk hati Anda, Anda ingin sekali punya bisnis dan usaha sendiri. Kalau memang begitu, mulailah mengambil langkah. Buat ulang rencana dan target kesuksesan karier Anda.

3. Takut Tak Mendapat Dukungan
Ini juga bisa menghambat seorang wanita untuk membangun bisnis, takut dikucilkan, takut diremehkan, atau malah khawatir tak diberi dukungan. Kesiapan mental memang sangat penting dalam membangun sebuah usaha, kalau ingin membangun sebuah bisnis sendiri, Anda harus yakin dulu dengan pilihan Anda. Terus optimis dan yakin kalau Anda bisa sukses ke depannya. Lalu berusaha sebaik mungki.


Mungkin yang Anda harus jelaskan kepada istri, dan yakinkan bawa Anda akan berhasil dan sukses menjalakan usaha yang mau anda rintis. Selamat Mencoba jangan menyerah.... 



Editor : Nurma
foto : kickdahlan.wordpress.com

Ingin Sukses Wirausaha ? Uang Bukan Modal Utama




Tak sedikit para calon pengusaha sukses yang akan membangun bisnis selalu mengeluh soal modal, padahal nyatanya, modal usaha tidaklah sebatas uang cash. Diri kita dengan segala kelebihannya, kredibilitas nama baik kita, dan jaringan yang kita miliki adalah modal yang paling mendasar dan paling dibutuhkan selain modal uang cash.

Namun banyak dari pengusaha pemula yang secara tidak langsung menuhankan uang cash sebagai penentu usahanya berjalan atau tidak. Sehingga tak ada modal ya tidak jalan. Modal cash disini bukan berarti tidak mengeluarkan uang sama sekali. Tapi maksudnya adalah uang dalam jumlah tertentu yang membiayai sebagian besar kegiatan bisnis Anda.

Jika Anda mulai berpikir terbuka dan mau berusaha lebih keras. Maka berikut ini, adalah beberapa solusi yang bisa dilakukan bagi Anda yang tidak memiliki modal uang cash untuk memulai bisnis Anda :

1. Bayar Mundur

Jika Anda tidak punya uang saat ini. Anda bisa melakukan negosiasi untuk bayar mundur dengan batas waktu tertentu. Biasanya seorang supplier atau mitra bisnis lainnya akan setuju untuk bayar mundur dengan syarat tertentu misalkan jaminan, atau bayar lebih mahal dari harga aslinya. Tapi dengan bayar mundur ini, setidaknya Anda sudah bisa memulai bisnis Anda. Tapi ingat selalu tepati pembayaran sesuai kesepakatan.

2. Barter
Anda tidak punya uang cash untuk usaha Anda, misal membeli barang, sewa tempat dan lain sebagainya. Meskipun terkesan kuno, tapi siapa sangka cara ini masih digunakan oleh banyak pebisnis. Anda bisa tukarkan barang atau sumber daya miliki Anda lainnya dengan barang atau sumber daya miliki partner Anda. Yang terpenting adalah bagaimana cara Anda melakukan negosiasi agar transaksi ini sama sama menguntungkan kedua belah pihak.

3. Kerja sama
Cara ini adalah cara paling umum yang dilakukan para pengusaha pemula yang akhirnya berhasil memulai usahanya. Menjadi seorang pengusaha memang tidak bisa seperti Superman yang semua bisa ditangani sendiri. Dengan bekerja sama Anda bisa saling melengkapi. Jika Anda tidak punya uang, maka bekerjasamalah dengan pihak yang memiliki uang. Bisa investor, patungan dengan teman atau keluarga dan lain sebagainya. Atau Anda bisa juga kerjasama bagi hasil dengan yang punya tempat sehingga Anda tidak perlu bayar sewa. Dan masih lagi bentuk kerja sama lainnya.


4. Mulai dari hal kecil
Negosiasi tidak berhasil, barter tidak ada yang mau, kerjasama juga belum memungkinkan. Maka mulai saja dari hal kecil yang bisa Anda lakukan di usaha itu. Misalkan Anda mulai mencicil peralatan, berjualan dulu dengan jumlah kecil dan lainnya. Menawarkan kerjasama apalagi sifatnya investasi memang masih sedikit rentan apalagi kepada pebisnis pemula yang belum memiliki pengalaman.

Maka dengan Anda memulai bisnis tanpa Anda sadari, investor, mitra bisnis orang orang di sekeliling Anda akan melihat kesungguhan Anda. Maka ketika Anda suatu saat meminta bantuan kerjasama kembali untuk bisnis Anda itu. Pertimbangan mereka bertambah kuat karena melihat kesungguhan Anda dalam memulai bisnis.

5. Gaet Pasarnya dulu
Banyak pengusaha pemula yang terburu buru untuk langsung memiliki bisnis yang besar, produksi ataupun menyewa tempat usaha. Padahal ada suatu usaha yang bisa di lakukan tanpa modal. Ya usaha itu sedang tren saat ini. Menjadi pemasar, menggaet pasar dulu adalah cara terbaik dan termudah dalam memulai usaha. Kita hanya perlu berpromosi jika ada yang membeli Anda bisa meminta uangnya terlebih dahulu atau minimal DP. Lalu baru Anda membeli barangnya, dan Anda bisa mengambil untung dari harga selisih tersebut.

Banyak pengusaha yang memulai bisnisnya dari memasarkan produk atau jasa orang lain terlebih dulu. Bahkan tak sedikit yang menjadi kaya meski tak memiliki produk sendiri dan hanya memasarkan prosuk orang lain. Baru setelah memiliki pasar yang loyal, potensial dan modal yang memadai mereka memproduksi sendiri. Selamat mencoba jangan menyerah dalam berwirausaha sukses pasti milik kita semua.




Editor : Nurma
foto : www.forumbisnis.co.id