Showing posts with label Tips Hemat. Show all posts
Showing posts with label Tips Hemat. Show all posts

Tips Sukses : Cara Jitu Mengatur Keuangan di 2017




Saveupdata.com -Tahun 2016 sudah berakhir, dan tahun 2017 datang. Banyak orang yang berharap segala sesuatu akan menjadi lebih baik lagi, termasuk di antaranya memiliki kondisi finansial yang membaik dari tahun sebelumnya.

Salah satu caranya adalah dengan mengatur pengeluaran dan menghemat lebih baik lagi. Walau terkadang sulit, menghemat uang bukan cara yang mustahil apabila Anda tahu caranya. Berikut 7 cara ampuh untuk berhemat di tahun yang baru:

1. Menentukan target menabung
Anda pun harus terlebih dahulu menentukan target jumlah uang yang ingin dikumpulkan sebelum menabung. Karena akan membuat Anda lebih mudah untuk mengatur jumlah uang yang harus Anda tabung setiap bulannya.

2. Memilih tabungan dengan tepat
Setiap bank memberikan manfaat serta keuntungannya masing-masing, apabila Anda menyimpan uang pada mereka. Anda juga harus cermat untuk memilih tabungan. Jangan memilih bank yang mengenakan biaya administrasi yang tinggi setiap bulannya.

3. Mencatat setiap pengeluaran
Jangan lupa untuk selalu mengecek pengeluaran bulanan yang Anda lakukan. Anda bisa mencatat seluruh transaksi terkait setiap ada pengeluaran yang terjadi. Agar Anda dapat mengetahui dengan jelas ke mana uang yang Anda gunakan.

4. Menabung otomatis
Seringkali Anda lupa atau uangnya sudah terpakai untuk hal yang lain sebelum menabung. Apabila hal ini terjadi pada Anda, Anda dapat memakai fasilitas tabungan otomatis sehingga dana tabungan bisa secara otomatis dipotong dari pendapatan yang Anda dapatkan tiap bulannya.

5. Buat dana darurat
Sisihkan sebgain kecil penghasilan untuk dana darurat. Dana darurat berfungsi sebagai dana penyimpanan apabila Anda menghadapi situasi yang datang tiba-tiba yang memerlukan dana yang tidak sedikit. Dana ini harus disiapkan terpisah dari uang tabungan.

6. Pintar saat berbelanja
Dalam hal berbelanja, hendaklah Anda pintar dalam mengatur keuangan untuk belanja. Pastikan Anda mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan untuk menghemat pengeluaran.

7. Manfaatkan aplikasi
Di era teknologi yang sudah maju seperti sekarang ini, Anda bisa memanfaatkan teknologi sebagai cara untuk memudahkan Anda mengatur kondisi keuangan. Aplikasi ini bisa membantu Anda memonitor keadaan keuangan, sehingga Anda pun bisa dengan mudah berhati-hati apabila ada kondisi keuangan sudah tidak dalam batas wajar.

Dalam mengatur keuangan diperlukan pengelolaan yang baik dan tepat sehingga kondisi keuangan akan tetap stabil. Semoga artikel ini bermanfaat..


Sumber : detik

Solusi Keuangan : Cara Cepat Kaya, Dengan Lengkah Hebat Mengatur Keuangan


Saveupdata.com - Berbicara mengenai kekayaan atau wealth, dipengaruhi oleh dua hal yaitu pendapatan dan pengeluaran. Pada dasarnya perhitungan kekayaan itu sangat mudah, yaitu pendapatan dikurangi pengeluaran. Agar seseorang menjadi semakin kaya maka dilakukan dengan cara: mengurangi pengeluaran (berhemat), menambah pendapatan atau melakukan keduanya.

Cara Pertama: Mengurangi Pengeluaran
Menurut pembaca, berapa besar pengorbanan Anda untuk bersedia mengurangi pengeluaran? Pengeluaran mana yang saya kurangi: biaya makan, biaya pendidikan, biaya belanja, biaya ke rumah makan, biaya main, atau biaya lainnya?.

Sebagian dari kita pasti menjawab mengurangi pengeluaran untuk biaya untuk gaya hidup / lifestyle. Tetapi coba kita bayangkan keadaan yang awalnya Anda bisa pergi ke bioskop sebulan 3 kali, menjadi sebulan sekali? Keadaan yang awalnya Anda pergi ke rumah makan sebulan 4 kali, menjadi sebulan 2 kali?

Cara ini sebenarnya adalah cara yang paling benar untuk menjadi kaya pada zaman dulu, terbukti adanya peribahasa: “LEBIH BESAR PASAK DARIPADA TIANG”, tetapi apakah cara ini paling benar untuk zaman ini (zaman digital)?

Cara Kedua: Meningkatkan Pendapatan
Cara kedua untuk meningkatkan kekayaan adalah meningkatkan pendapatan. Pernakah Anda mencoba membuat daftar kemana saja uang kita keluar? Makan, Transport, Belanja Bulanan, Belanja Dapur, Listrik, Telepon, Internet, Air, Pajak, dan lain-lain. Di sisi lain, coba kita daftar dari mana sumber pendapatan kita? Berita buruknya sumber pendapatan hanya satu yaitu gaji. Kalau dilihat lebih dekat lagi, ternyata selama ini gaji adalah satu-satunya sumber pemasukan, sedangkan pengeluaran ternyata jumlahnya banyak.

Lalu sumber pendapatan selain gaji apa donk? Korupsi? Ada banyak sumber pendapatan selain gaji, misalnya pendapatan dari bisnis sampingan (contoh paling deket jasa fotocopy, warung makan, kerajinan tangan), pendapatan dari investasi di investasi finansial (tenang, jangan panik dulu, investasi aset finansial akan diceritakan lebih dalam di artikel lainnya). Dalam artikel selanjutnya Finansialku akan mengangkat sebuah cerita nyata mengenai seseorang pekerja yang berusaha meningkatkan kekayaan dengan menambah penghasilan. Jadi orang-orang yang menganut cara kedua ini atau meningkatkan pendapatan, akan berusaha untuk menambah sumber pendapatannya untuk meningkatkan kekayaan.

Cara Ketiga: Meningkatkan Pengeluaran* dan Meningkatkan Pendapatan

Ketika membaca judul ini terkesan salah ketik, ingat ada tanda *, yang tertulis, syarat dan ketentuan berlaku. Jadi apa syarat dan ketentuannya? Sebelum membahas mengenai syarat dan ketentuan, penulis ingin menyampaikan bahwa pengeluaran ada dua jenis, pengeluaran baik dan pengeluaran buruk. Pengeluaran buruk adalah pengeluaran kebutuhan pribadi yang lebih bersifat konsumerisme (membeli karena ingin bukan karena butuh). Pengeluaran baik adalah pengeluaran yang dapat menambah penghasilan, contoh membeli mesin printer dan mesin fotokopi untuk menerima jasa fotokopi dan percetakan, membeli kamera untuk menerima jasa fotografer amatir. 

Disisi lain juga berusaha meningkatkan pendapatan dengan cara memiliki bisnis sampingan dan berinvestasi. Jadi orang-orang yang setuju cara ketiga ini, berusaha untuk meningkatkan pengeluaran baik dan meningkatkan pendapatan.

4 Tips Mengelola Keuangan Dengan Baik di Tahun 2016



Saveupdata.com -  Di tahun 2016 sekarang ini apakah anda sudah menyiapkan beberapa rencana untuk satu tahun kedepan? Khususnya soal mengelola keuangan. Kebanyakan orang hanya mengelola pendapatannya secara sederhana, yakni belanja untuk keperluan, dan sisanya ditabung atau investasi. Padahal masih ada beberapa cara dan kiat untuk mengelola keuangan anda di tahun 2016 ini.Berikut saveupdata.com merangkum 4 tips mengelola keuangan dengan baik bagi anda:

Mulailah untuk menghitung gaji anda, jangan Cuma diambil
Untuk tips pertama ini, cobalah menghitung gaji pertama anda di awal tahun 2016 , apakah sudah ideal atau belum menurut anda. Ini merupakan hal pertama yang harus dipikirkan agar arus keuangan anda di tahun 2016 selalu lancar. Mulailah melakukan pencatatan dan perhitungan setiap pengeluaran per bulannya dan bandingkan dengan gaji anda, jika merasa belum ideal cobalah ubah gaya hidup anda sesuai pendapatan.

Jangan membeli barang Cuma untuk gaya-gayaan
Jangan langsung berbangga dengan pujian dan perhatian dari orang orang sekitar anda, hanya karna anda memiliki setelan jas yang bagus, atau sepatu anda yang up to date. Untuk di tahun 2016 ini, cobalah sedikit merubah pandangan anda akan hal itu, jangan terlalu banyak kompromi.

Jika anda membeli banyak barang untuk mendapatkan pujian dari orang, ini akan menghambat dan memperburuk kondisi keuangan anda. Lianne Martha Maiquez Laroya, Financial advisor asal Filipina mengatakan, sebaiknya anda membeli yang anda butuhkan, bukan yang anda inginkan. Meskipun terlihat mirip.

“Berhenti beli barang yang tidak diperlukan, apalagi jika cuma buat menarik perhatian orang yang bahkan Anda sendiri tidak suka,” tegas Lianne.

Hobby yang dibayar
Ini hal yang paling menyenangkan. ‘hobby yang dibayar’, siapa yang tidak mau akan hal itu. Jika anda memiliki beberapa ketrampilan yang bisa menghasilkan pendapatan, jangan ragu! Itu akan menjadi peluang bagus untuk menambah income anda.

Menurut penelitian terbaru di Amerika Serikat, Inggris, Dan Austrailia, 15% para profesional di AS menjalankan bisnis lain disamping pekerjaan tetapnya. Dan Australia sejumlah 23 %. Para Profesional tersebut mengaku, mereka menjalankan bisnis sampingan yang mereka cintai, sementara sisanya mengaku ingin bebas mengatur waktu sendiri diluar kehidupan profesionalnya.

Jadi? Knapa anda tidak memulai dari sekarang? Peluang tidak akan datang untuk kedua kalinya bukan? Manfaatkan awal tahun ini menjadi sesuatu yang baru bagi anda.

menyiapkan dana darurat
Menurut Whitney Johnson selaku analis-investor Amerika Serikat, dana darurat seharusnya menjadi prioritas utama ketika mengatur keuangan. Dengan menyisihkan 10% dari gaji perbulan,hal itu sudah cukup untuk menanggulangi kejadian mendadak seperti sakit, kecelakaan dan lain lain.

lebih lanjut Johnson mengatakan bahwa, tidak perduli seberapa banyak pendapatan anda, anda harus tetap menabung untuk kejadian darurat yang suatu waktu bisa saja terjadi.

jadi, jika anda belum secara teratur mengelola keuangan anda, mulailah dengan berbagai tips yang dijelaskan barusan. Dan semoga keuangan anda di tahun 2016 ini menjadi semakin baik lagi, dan seterusnya. Dan jangan lupa, tidak ada salahnya melakukan diskusi dengan pasangan atau keluarga dirumah anda untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Cara Mengatur Keuangan Bisnis kecil Anda Biar Bisa Berkembang



Dalam sistem keuangan Anda akan memiliki data untuk aktivitas perusahaan pada masa lampau, Apa yang Anda lakukan dan Apa yang Anda hasilkan bisa tercermin dari catatan Anda. Tak hanya itu dari sistem keuangan pula Anda bisa mengambil keputusan dan kebijakan di masa depan.

Masalahnya kerap kali pelaku usaha bisnis kecil mengalami keterbatasan dalam memahami sistem keuangan. Padahal kalau Anda memahami dengan baik, keuangan bisnis kecil bisa Anda jalankan dengan cukup sederhana.

Berikut ini 5 tips sederhana dalam menjalankan dana mengatur keuangan bisnis kecil yang bisa anda terapkan dalam usaha Anda.
  1. Buat keuangan terpisah.
    Kerap kali pelaku usaha kecil tidak memisahkan keuangan pribadinya dengan keuangan usaha. Alasannya karena toch usahanya masih kecil, jadi belum kompleks. Tapi ini adalah kesalahan fatal.   Jadi buat dua akun yang terpisah, jika Anda perlu suntikan dana ambil dengan prosentasi tertentu dari modal. Karena ketika Anda membeli kebutuhan pribadi Anda dengan uang usaha, Maka tanpa sadar uang usaha Anda akan tergerus dan habis.
  2. Gunakan pihak ke 3
    Jika Anda tidak yakin Anda mampu mengelola keuangan dengan baik, libatkan pihak ketiga tapi dalam control Anda. Keberadaan pihak ketiga ini akan menjadi opsi pengawas bagi Anda. mengurangi  resiko kesalahan ini.
  3. Luangkan waktu
    Ketika Anda menjalankan usaha, kadang Anda mendorong diri Anda demikian kuat untuk menjual dan berproduksi. Tapi Anda abaikan administrasi dan keuangan. Padahal semua ini adalah pilar dalam usaha. Kalau sebuah rumah salah satu pilarnya tidak terbangun dengan utuh, bagaimana kira-kira rumah itu berdiri? Miring??
  4. Jangan abaikan semua pengeluaran
    Begitu sibuknya Anda dalam menjalankan bisnis Anda, jangan sampai Anda menyepelekan biaya operasional. Meski itu sekedar membeli sajian untuk tamu, atau sekedar membeli sebuah bullpen. Anda membelinya dengan uang usaha dan untuk kepentingan usaha, jadi jangan lupa catat!! Jangan Anda abaikan. Dari sini Anda bisa melihat adakah pos biaya yang berlebihan atau justru kurang.
  5. Jangan abaikan pemasukan
    Bisnis kecil Anda hidup dan berkembang dari pemasukan. Kalau Anda menjual dan terus menjual tapi Anda lupa menagih, tentu pos pemasukan Anda akan hancur. Jadi jangan abaikan pos ini karena hidup dan mati bisnis kecil Anda berasal dari pos ini.


(danausaha.net)

Lima Cara Hebat Mengatur Keuangan Bisnis Agar Cepat Sukses




Dalam mengelola keuangan bisnis kita harus lebih hati - hati dan sebisa mungkin berusaha menghindari hal - hal yang bisa mengakibatkan keborosan dalam pengadaan barang. Ada semacam pandangan, bahwa lebih mudah mengatur keuangan untuk usaha yang sudah lancar daripada mengatur keuangan usaha yang seret. Menurut mereka kalau usaha sepi, keuangan apa yang akan di manage? Bagaimana caranya?

Disinilah tantangan kita, bagaimana kita membuat usaha menjadi lancar dan berkembang dengan mengatur keuangan sebaik mungkin. Apa bisa? berdasar yang saya alami, InsyaAllah pasti bisa. Usaha Anda sedikit demi sedikit akan mengalami kemajuan. Tentu saja Anda juga harus gencar melakukan promosi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:

1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.
3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
a. 1/3 untuk menambah modal
b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan) mendadak
c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.
Sebagai tambahan, bersedekahlah setiap hari walau Rp.500. Dengan membiasakan bersedekah hati menjadi lapang, pikiran menjadi jernih. Alhasil, Anda lebih maksimal mengelola usaha kecil Anda untuk menjadi lebih besar!

Salam Hangat, Sukses milik semua orang juga Anda!

Tips Ampuh Meningkatkan Taraf Hidup yang Lebih Baik




Dalam meningkatkan taraf hidup kita harus bisa mencari pendapatan tambahan , penghasialan tambahan dapat anda raih dari investasi atau berbisnis. Cara yang ampuh adalah memulailah membaca tetang berbagai strategi investasi, dan bacalah tips - tips untuk memulai bisnis sampingan.

Orang kaya fokus pada produktifitas. " kebanyakan orang terfokus pada barang diskon, dan hidup hemat, mereka kehilangan kesempatan besar" kata Siebold. Jadi fokuslah pada produktifitas agar taraf hidup kita lebih baik.

Tips Sukses Usaha : Memisahkan Uang Usaha dengan Uang Pribadi




Walaupun kita yang memiliki usaha bukan berarti kita bebas mempergunakan uang usaha sesuka hati kita, karena ini bisa menganggu arus kas usaha. Lalu apakah kita sama sekali tidak boleh mempergunakan uang usaha sama sekali, kalau boleh seberapa besar sih boleh diambil. Nah tips-tip berikut ini mungkin bisa membantu.

Memisahkan uang usaha dan pribadi artinya bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan hasil usaha untuk kepentingan pribadi. Boleh-boleh saja karena Anda kan memiliki hak untuk mendapatkan uang dari jerih payah Anda itu hak Anda mau anda gunakan untuk semaleman belaja di mall atau buat jajani kekasih dan lain - lain, tetapi yang jadi  masalah sebenarnya adalah berapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Berapa yang seharusnya tetap disimpan sebagai modal berputar atau pengembangan usaha dan berapa untuk membayar cicilan hutang.

Setiap transaksi hendaknya dilakukan pencatatan dengan rapi setiap harinya dan dievaluasi setiap minggu untuk menghitung berapa uang yang digunakan untuk modal belanja isi warung, dan dari catatan itu akan terlihat berapa sih sebenarnya keuntungan warung setiap hari dan mingguan, sehingga akhirnya bisa diketahui juga keuntungan bulanan. 

 Nah dari keuntungan yang tercatat tadi coba alokasikan sesuai formula 10 : 10 : 20 : 30 : 30, apa artinya?  10 % untuk Amal ( sosial ), 10 % untuk ditabung atau diinvestasikan pribadi, 20 % buat ditabung untuk pengembangan usaha, 30 % buat bayar cicilan hutang  modal, dan 30 % buat keperluan pribadi.  Jadi Anda boleh ambil 30 % saja dari keuntungan lho, bukan dari omset. 

Alternatif lain untuk mengambil sebagian uang usaha dengan menggaji dirinya sendiri.   Dari pencatatan yang rapi akan terlihat berapa keuntungan riil dari usaha, barulah kita bisa perkirakan berapa gaji yang layak untuk diambil memenuhi kebutuhan pribadi.  Cara ini dilakukan bila keuntungan usaha Anda stabil dan tidak mudah naik turun. Jadi bisa menggunakan gaji tetap secara mingguan atau bulanan. Kalau  usaha kita naik turun bisa dengan menggunakan prosentase omset  misalnya 20 % dari omset. Dengan demikian jika usaha sedang turun maka kita tidak membebani.

Bila Anda menggunakan rekening untuk bertansaksi usaha  atau menyimpan uang hasil penjualan usahakan tidak bercampur dengan rekening pribadi. Karena jelas akan tercampur uang pribadi dan usaha. Anda harus punya 2 rekening yang berbeda, satu rekening usaha, dan satu rekening pribadi. Bila akan ambil sebagian uang usaha untuk kebutuhan pribadi lakukan transfer sejumlah uang dari rekening usaha ke rekening pribadi Anda. Bila memungkinkan dan punya dana cukup  gunakan software akuntansi untuk dalam pencatatan keuangan usaha Anda.   Dengan software ini pencatatan keuangan bisa dilakukan lebih professional dan rapi, sehingga Anda juga tidak memiliki celah untuk seenaknya ambil uang usaha untuk kebutuhan pribadi.

Kunci dari keberhasilan pengelolaan uang usaha adalah harus komitmen agar tidak mudah ambil uang buat pribadi meskipun kita sedang butuh. Bila terpaksa ambil, maka harus dicatat dan dikembalikan segera. Pendeknya harus tertib catat mencatat dan disiplin dengan diri sendiri.  Ini yang tidak mudah tetapi harus dilakukan.Semoga bermanfaat ya para Wirausaha Muda.



Editor : Nurma
sumber : majalahwk
foto : bisnis.liputan6

Uang Gajian Harus di Gunakan Untuk Masa Depan yang Lebih Baik




Sebagai karyawan pasti Anda  selalu menantikan akhir / awal bulan untuk menerima gaji yang kemudian menggunakan gaji bulanan untuk bersenang- senang. Beberapa diantaranya menghabiskan untuk produk kecantikan dan fashion up date. Jika Anda mempunyai kebiasaan seperti itu, sebaiknya dirubah, jangan terlalu boros. Anda bisa merendam keinginan menggunakan uang Anda untuk hal-hal yang sebenarnya kurang penting dengan cara menabung, karena dengan menabung Anda dapat mempersiapkan masa depan dan tentu saja memperbaiki financial Anda.

Menyisakan Uang Gaji Bulanan
Mulailah untuk berusaha menyisihkan uang dari gaji pada akhir bulan untuk di tabungan. Sebaiknya Anda bersikap tegas dan segara mengalihkan uang tersebut. Anda bisa menyisihkan 10 sampai 30 % uang setelah mendapatkan gaji. Simpan direkening yang khusus untuk menabung. Usahakan jangan pernah memakai uang yang ada di tabungan tersebut.

Buat Prioritas
Membuat prioritas dalam pengeluaran. Dahulukan membayar tagihan-tagihan sebelum membelanjakan uang untuk kepuasan semata. Anda harus menyisihkan uang di awal untuk membayar tagihan-tagihan tersebut.

Jangan Membelanjakan Uang untuk Shopping
Saat menerima gaji bulanan, jangan membelanjakan uang Anda sekaligus. Rencanakan setiap bulan seberapa banyak Anda akan mengeluarkan uang untuk belanja dan taat pada rencana tersebut. Jangan berbelanja sesuai keinginan semata dan nafsu sesaat, minsalnya ingin membeli tas dan sepatu terbaru, padahal yang lama masih bisa digunakan. Sebaiknya Anda harus berfikir untuk mengalokalisikan dana sesuai kebutuhan dan keperluan yang penting untuk ditabung

Belanja Sesuai Kemampuan
Berbelanjalah sesuai uang yang Anda punya bulan ini, bukan berdasarkan seberapa uang atau bonus yang akan Anda dapat di kemudian hari. Ingat, jangan mengeluarkan uang untuk keperluan tidak penting dan berharap akan mendapatkan uang ekstra setelahnya.

Batasi Penggunaan Kartu Kredit
Jangan memiliki lebih dari dua kartu kredit di dalam dompet jika Anda tidak bisa mengontrol penggunaanya. Gunakan kartu kredit secara bijaksana agar Anda tidak terbebani saat membayarnya. Tuntaskan semua pembayaran kartu kredit dan utang lainnya, segera setelah gaji Anda masuk. Dengan melunasi tagihan tersebut, di bulan-bulan berikutnya Anda tidak akan terbebani lagi dengan utang.

Investasi
Investasikan gaji Anda dengan mengikuti asuransi, bermain reksadana atau mendepositokan uang yang bisa ditarik sesuai persetujuan. Atau dengan membuka usaha. Anda mungkin bisa mendapatkan uang selain dari gaji kantor dengan mencoba berinvestasi. Dengan cara ini sama saja seperti Anda menabung disiplin.

 Semoga kita semua terhindar dari sifat boros yang akan menjerumuskan kita ke arah kemiskinan. Mari kita lebih hemat dalam menggunakan uang untuk hal - hal yang positif untuk masa depan yang lebih baik. 



Penulis : Nurma

Gajian Perbulan Habis Terus ? Banyak Pengeluaran ?, Ini Solusinya



Dompet kosong padahal tanggal gajian masih lama bisa membuat wajah Anda pucat pasi. Anda lalu akan sibuk mencari pinjaman ke sana kemari guna menutupi kebobolan keuangan yang dialami. Bagi sebagian orang, hal ini biasanya terjadi menjelang akhir bulan.

Namun seperti dilansir dari magforwomen.com, Anda tak perlu mengalami hal tersebut jika Anda menggunakan uang dengan bijak. Meski sulit untuk melakukannya,  tak bukan berarti hal tersebut tak mungkin dilakukan.

Ada banyak cara sederhana yang bisa Anda gunakan agar bisa mengelola keuangan dengan bijak. Berikut delapan cara mudah kelola penggunaan uang pribadi:

1. Membuat anggaran harian

Tulislah pendapatan dan pengeluaran sehari-hari agar Anda mudah menemukan jika ada yang salah dalam pengelolaan keuangan Anda. Termasuk saat Anda pergi ke supermarket, tanpa anggaran sebelumnya, Anda bisa kalap belanja dan menghabiskan banyak uang.

Anggaran tersebut akan memperketat pengeluaran anda di kemudian hari. Untuk hasil yang lebih baik, buatlah anggaran tersebut setiap hari.

2. Jangan belanja berlebihan

Banyak orang yang cenderung membeli apapun yang diinginkan tapi belum tentu dibutuhkannya. Memang tak mudah untuk menahan keiginan berbelanja, tapi sebelum memulainya pastikan Anda memang membutuhkannya.

Jangan membeli barang hanya karena tampilannya yang menarik. Jadi pikirkan terlebih dahulu sebelum Anda membayar atau menggesek kartu kredit Anda.

3. Manfaatkan pesta diskon dan penawaran khusus

Berbelanjalah saat pesta diskon atau saat sejumlah tempat belanja memberikan penawaran khusus bagi para konsumennya. Anda bisa membeli beberapa barang dan menyimpannya dibanding membelinya nanti dengan harga yang lebih tinggi.

Namun untuk melakukannya Anda juga dituntut untuk menunggu. Jangan lupa, orang-orang yang sabar bisa memperoleh lebih banyak.

4. Bandingkan harga, merek dan kualitas sebelum belanja

Seringkali produk yang ingin Anda beli tak hanya tersedia di satu toko. Tempat pertama yang Anda kunjungi belum tentu menawarkan harga yang cocok dengan kantong anda.

Tahan diri Anda untuk langsung membeli, dan berkelilingkah ke beberapa toko lain. Anda bisa membandingkan merek, harga dan kualitas barang sebelum Anda membelinya. Anda tak perlu menghabiskan waktu, uang dan tenaga, cukup lewat internet saja.

5. Patuhi anggaran belanja Anda

Para wanita memang jago membuat anggaran belanja, tapi belum tentu bisa menjalankannya. Maka saat Anda belanja, upayakan Anda hanya pergi ke tempat di mana barang yang Anda perlukan tersedia. Jangan pergi kemanapun di luar daftar tempat yang menyediakan belanjaan yang diperlukan.

6. Kurangi belanja makanan dan minuman

Berbagai toko menawarkan makanan dan minuman yang menarik. Namun memasak sendiri di rumah tentu akan membuat pengeluaran lebih minim. Contoh kecil lainnya seperti membuat kopi. Anda bisa membuat kopi sesuai selera dengan harga yang lebih murah dibanding pergi ke kafe.

7. Daur ulang

Kadang-kadang, banyak barang yang tak perlu Anda beli baru, tapi cukup dengan mendaur ulangnya saja. Misalnya Anda bisa membuat aksesoris dari kancing-kancing baju yang tak terpakai, atau Anda juga bisa memodifikasi baju lama Anda jadi lebih modern. Dengan begitu, Anda bisa menabung lebih banyak uang.

8. Sediakan dana tak terduga

Pastikan anda menyisihkan sebagian gaji Anda untuk biaya tak terduga seperti sakit misalnya. Jika suatu saat gaji bulanan Anda tak cukup karena terlalu banyak pengeluaran, Anda juga bisa menggunakan kumpulan uang tersebut.

Menyimpan uang dengan bijak merupakan seni pengelolaan keuangan. Meski sulit untuk menekan pengeluaran, tapi belum tentu hal ini tak mungkin dilakukan. Jadi bersikaplah bijak dalam menggunakan uang demi kenyamanan Anda di masa depan. (Sis/Ndw) 




Sumber : liputan6.com

Tips untuk Membangun Keuangan yang Sehat




Tahukah Anda sobat wirausaha muda, dalam keuangan dibutuhkan latihan dan mengatur keuangan yang disiplin supaya bisa menghasilkan kondisi keuangan yang kuat?
 
Agar sukses dalam mengatur keuangan harus menjalani latihan secara bertahap, fokus, dan konsisten.  Jadi, untuk bisa membentuk kondisi keuangan yang kuat berikut adalah 5 tips yang bisa Anda lakukan :

1. Lakukan secara fokus dan spesifik.
Bila kita baru pertama kali berusaha untuk mengatur keuangan mungkin terlalu berat bagi kita untuk memenuhi semua hal sekaligus seperti asuransi, dana darurat, investasi, managemen hutang, warisan, dll.  Untuk mempermudah kita maka sebaiknya kita fokus pada 1 atau 2 hal dahulu. Coba fokus pada kelemahan kita dahulu, misalnya kalau kita terbiasa boros maka kita fokus dulu untuk mengurangi pengeluaran, atau kalau kita belum mempunyai asuransi padahal banyak orang yang kehidupannya tergantung pada kita maka kita fokus dulu di asuransi jiwa, atau misalnya kita sama sekali tidak mempunyai tabungan maka kita fokus pada dana darurat dan investasi.  Dengan demikian kita bisa mengatur keuangan kita dengan lebih tenang dan tidak terlalu membebani gaya hidup kita sehari-hari.

2. Lakukan secara bertahap.
Seperti latihan olah raga, kita tidak bisa terlalu drastis merubah gaya hidup kita dalam sekejap. Seperti orang yang tidak pernah olahraga yang langsung mencoba melakukan 100 push-up, kita juga tidak mungkin melakukan penghematan 50% dari pengeluaran untuk dialokasikan pada investasi dan asuransi. Lakukan secara bertahap supaya kita bisa melakukannya dengan lebih tenang dan nyaman. Jangan terlalu memberikan tekanan psikologis terlalu besar pada diri Anda.  Tekanan terlalu besar akan membuat Anda stres dan menyerah di tengah jalan.  Bila Anda bisa mengatur keuangan Anda secara nyaman maka Anda akan cenderung lebih bahagia dan termonivasi untuk melakukannya secara jangka panjang.

3. Lakukan secara konsisten.
Pakar olahraga mengatakan bahwa untuk menjaga kebugaran tubuh dibutuhkan olahraga secara rutin dan konsisten.  Demikian juga di keuangan kita harus mengatur keuangan kita secara konsisten agar kondisi keuangan kita selalu prima.  Semua rencana keuangan secara jangka panjang hanya akan dapat tercapai kalau dilakukan secara konsisten.  Bila Anda mempunyai rencana untuk menabung untuk dana pensiun maka lakukanlah sampai Anda pensiun, demikian juga kalau Anda memiliki unit link maka bayarlah preminya sampai selesai sesuai dengan kesepakatan polis.  Berhenti di tengah jalan bisa mengakibatkan investasi Anda tidak mencapai target.

4. Jaga arus kas Anda.
Arus kas terdiri dari dua hal: pemasukan dan pengeluaran. Pada pengeluaran tentu saja Anda ingin membuat pengeluaran Anda se-optimal mungkin supaya lebih kecil dari pemasukan. Sedangkan pada pemasukan Anda bisa melakukan tiga hal ini. Pertama, usahakan untuk memperbanyak pos pemasukan Anda untuk memperkecil resiko berkurangnya pemasukan.  Kedua, usahakan agar total pemasukan Anda bertambah setiap tahunnya setidaknya sebesar inflasi. Ketiga, selalu tambahkan porsi investasi setiap kali pemasukan Anda bertambah besar. Selain itu gunakan acuan ini untuk mengukur kesehatan arus kas Anda: maksimum cicilan hutang adalah 30% dari pemasukan, maksimum premi asuransi adalah 10%-15% dari pemasukan, dan minimum top-up investasi adalah 10% dari pemasukan.

5. Selalu monitor perkembangan investasi Anda.
Ini adalah hal yang paling mudah dilakukan tapi sayangnya paling jarang dilakukan. Banyak dari kita yang hanya melakukan top-up investasi tapi sama sekali tidak mengetahui bagaimana pergerakan investasinya.  Mereka selalu beranggapan bahwa secara jangka panjang nilai investasi mereka pasti akan naik sehingga seandainya turun mereka berasumsi bahwa penurunan hanya sebentar saja. Padahal tidak selalu selamanya demikian.  Perlu disadari bahwa tidak ada produk investasi apapun di dunia ini yang naik selamanya.  Bahkan investasi ‘teraman’ pun seperti emas pernah mengalami masa stagnan selama kurang lebih 25 tahun baru bisa menembus angka yang lebih tinggi.  Jadi apapun produk investasi Anda, sebaiknya Anda selalu memonitor bagaimana perkembangannya.  Minimum lakukan monitoring setahun sekali dan jangan ragu-ragu untuk merubahan portofolio bila investasi Anda tidak berjalan sesuai harapan.

Diatas adalah 5 tips untuk membangun keuangan yang sehat. Ingatlah selalu bahwa menjadi ‘kaya dan berkecukupan’ tidak melulu mengenai modal, gelar, pekerjaan, atau nasib. Kemapanan finansial lebih membutuhkan fokus, konsitensi, disiplin, kemauan, dan usaha yang keras daripada hal-hal lainnya.  Jadi kesimpulannya adalah semua orang bisa menjadi mapan secara finansial asalkan kita semua mau berusaha. (accnews/eko soelistyo, safirsenduk & rekan /image: istimewa/google)

Tips Menghemat Anggaran Makan




Siapa yang tidak suka makan? Pasti semua orang suka dan butuh makan. Hakikatnya makan menjadi kebutuhan pokok semua orang. Sifatnya yang berupa kebutuhan primer inilah yang membuat Anda menguras hampir 50 persen dari penghasilan dan mengalirkannya kepada kebutuhan makan. Belum lagi ditambah kebiasaan jajan di luar yang susah dikontrol. Untuk itu agar Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan sembari berhemat, kami akan membocorkan tips menghemat anggaran makan.

1.Membuat bekal makan siang

Menyiapkan bekal untuk makan siang jadi salah satu cara ampuh untuk menghemat anggaran makan. Dengan membuat makan siang Anda sendiri, maka Anda bisa menghemat pengeluaran untuk makan sampai 20 persen. Bila Anda malas menyiapkan dan memasak di pagi hari, Anda bisa memasak dalam jumlah extra pada malam hari. Sehingga pagi harinya, tinggal memanaskan kembali. Ada cara mudah lainnya untuk menyiapkan bekal yang praktis. Anda bisa melihat blog mengenai kuliner yang memberikan tips penyajian bekal makan siang secara cepat dan mengenyangkan. Seandainya Anda bosan, Anda bisa membawa bekal seminggu dua atau tiga kali.

2.Simpan stock bahan baku

Untuk menghemat anggaran makan bukan saja mencakup pengeluaran makan siang, namun biaya belanja bahan baku makanan seperti sayur, daging dan telur. Ketika Anda belanja bahan baku ini cobalah untuk membeli dalam jumlah banyak. Apalagi jika ada penawaran diskon atau beli satu gratis satu. Dengan menyimpan stock bahan baku pengeluaran Anda dalam kebutuhan makan juga akan berkurang. Sering-sering melihat promo dari supermarket yang memberikan potongan harga terhadap bahan baku makanan. Ini tentu akan sangat menguntungkan Anda dalam menghemat pengeluaran anggaran makan.

3.Membatasi jajan di luar terlalu sering

Jajan di luar terlalu sering dan sudah menjadi kebiasaan sepertinya harus dibatasi. Kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan dan juga dompet Anda. Anda tidak tahu kandungan gizi makanan yang dijual di restoran maupun di kafe. Meski tampilan luarnya terlihat bersih tapi campuran serta bumbu untuk mengolah makanan tidak tahu kadar kebersihannya. Anda juga sebaiknya mengurangi porsi minum kopi di kedai kopi. Sekali berkunjung sudah pasti keluar biaya minimal Rp 50.000 per gelas. Dalam seminggu Anda bisa menguras kocek Rp 350.000. Dan dalam sebulan sudah mengeluarkan Rp 1.400.000. Jika Anda mengurangi kebiasaan jajan kopi di luar maka sudah bisa dilihat berapa jumlah uang yang dihemat. Anda tetap bisa menikmati kopi di kedai minimal seminggu sekali. Sisanya, bisa membeli kopi dan menyeduh di rumah.

4.Berburu voucher makan

Anda bisa menyiasati kebosanan membawa bekal makan siang setiap hari dengan cara praktis lainnya. Anda bisa berburu voucher-voucher makan yang ditawarkan oleh sejumlah situs promo. Saat ini sudah banyak situs yang menawarkan voucher makan dengan potongan mencapai 50 persen. Apabila beruntung, Anda bisa menikmati makan dengan puas di restoran favorit dengan harga yang terjangkau. Selain itu, beberapa aplikasi chatting yang dapat Anda unduh di ponsel juga kerap menawarkan promo-promo di restoran. Anda bisa memanfaatkan promo dan voucher tersebut untuk menghemat anggaran makan Anda.

5.Jangan lupa sarapan

Sebelum Anda berangkat beraktivitas upayakan untuk sarapan terlebih dahulu. Sarapan bukan hanya membuat kondisi tubuh lebih prima tetapi menghindari Anda dari kelaparan berlebih di saat makan siang. Dengan mengonsumsi sarapan di pagi hari, Anda juga terhindar dari jajan berlebihan. Usahakan sarapan Anda yang mengandung kadar gizi tinggi dan cukup mengenyangkan, seperti roti dan susu atau nasi goreng dipadu teh manis.

6.Buat menu makan dalam seminggu

Cara menghemat anggaran makan yang mudah dipraktikkan ialah membuat menu makan dalam seminggu. Langkah ini bisa dilakukan dengan menulis menu makan yang hendak dimasak dalam seminggu. Anda bisa membawa daftar menu makan selama seminggu ketika hendak belanja ke supermarket. Catat semua bahan-bahan yang diperlukan agar tidak ada yang terlewat. Coba untuk bersikap disiplin dengan membeli bahan-bahan sesuai kebutuhan. Ini adalah salah satu komitmen yang dapat Anda lakukan untuk berhemat.

7.Pesan makan dan berbagi dengan teman kantor

Sudah bosan membawa bekal? Anda bisa tetap jajan tanpa menghabiskan biaya terlalu banyak. Caranya, Anda dapat memesan makanan yang bisa di share dengan teman-teman kantor. Misalnya, memesan pizza untuk beramai-ramai. Tidak perlu keluar kantor untuk membeli makan, tinggal telepon dan tunggu pesanan datang. Dengan membeli pizza, Anda bisa berbagi dengan satu kantor. Untuk pembayaran juga dilakukan dengan sistem sharing. Jadi, hemat dan praktis bukan? Manfaatkan juga promo beli satu gratis satu dari perusahaan pizza yang ada. Nah, cara ini semakin menghemat anggaran makan Anda bukan?
Siapa yang tidak suka makan? Pasti semua orang suka dan butuh makan. Hakikatnya makan menjadi kebutuhan pokok semua orang. Sifatnya yang berupa kebutuhan primer inilah yang membuat Anda menguras hampir 50 persen dari penghasilan dan mengalirkannya kepada kebutuhan makan. Belum lagi ditambah kebiasaan jajan di luar yang susah dikontrol. Untuk itu agar Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan sembari berhemat, kami akan membocorkan tips menghemat anggaran makan.

6 Strategi untuk Mengembangbiakan Tabungan



Memiliki tabungan bersaldo ratusan juta atau miliaran rupiah bagi sebagian orang bukan lagi mimpi. Namun, mempertahankan uang sebesar itu di dalam tabungan merupakan target besar yang membutuhkan rencana ketat.
 
Coba ambil selebaran penawaran tabungan rencana dari bank, entah berapa banyak pengorbanan yang harus Anda keluarkan untuk meraih uang sebesar itu.

Tentu saja, semua impian ini memang begitu indah dalam teori.
Namun mimpi itu bukannya tak mungkin tergapai. Mengutip laman fool.com,  Anda bisa mengikuti 6 strategi berikut ini untuk mengembangbiakan tabungan:

1. Sisihkan Uang
Menyimpan uang dalam daftar pengeluaran Anda merupakan prioritas utama. Bila perlu jadikan alokasi ini sebagai bagian terpenting sebelum tagihan.

Satu-satunya jalan untuk memastikan Anda memiliki simpanan dengan agresif adalah dengan menyimpan uang sebelum tagihan KPR, kredit mobil, bahkan belanja belanja bulan.

2. Mulailah sesegara mungkin
Seperti kebanyakan promo tabungan berencana, semakin cepat Anda menyimpan uang semakin mudah menggapai mimpi tabungan miliaran rupiah. Namun tetap ingat, jangan lantas Anda tergoda untuk menyimpan uang besar hanya untuk mengejar mimpi itu.
Seberapa besarpun uang yang Anda simpan, takkan mampu mengejar orang-orang yang sudah memulai kebiasaan ini terlebih dahulu.

3. Strategi Rp 500 ribu
Sejumlah rencana tabungan biasanya menawarkan batas minimal uang yang harus disetor per bulan. Biasanya setiap tahun, bank akan menaikkan batas minimal dari setoran tahunan yang biasa Anda bayarkan.
Pendekatan ini memang terbilang lambat namun bisa membawa Anda mencapai tujuan. Syaratnya, Anda harus bisa memastikan gaji bulanan selalu mengalami kenaikan setiap tahun.

4. Simpan uang kenaikan gaji
Andaikan anda saat ini mampu menghasilkan gaji Rp 4,5 juta per bulan, Anda harus mematok target kenaikan tahunan sebesar 5 persen per tahun.
Jika rencana ini tercapai, jangan lantas menambah alokasi uang belanja Anda. Sisihkan kenaikan gaji itu untuk disimpan dalam tabungan.

5. Tingkatnya pendapatan bukan belanja
Jika Anda tak bisa menikmati kenaikan gaji, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah pendapatan. Perluas cakrawala dan mulailah mengeksplorasi sumber-sumber pemasukan lain diluar gaji bulanan yang Anda terima.

6. Jangan takut ambil risiko
Akhirnya, Anda memang tak bisa sepenuhnya mengandalkan tambahan nilai tabungan hanya dengan menggantungkan cara-cara konvensional. Mulai untuk mempelajari bentuk investasi lain yang tentunya memiliki risiko tersendiri.
Lagi-lagi, semakin cepat Anda memutuskan untuk mengambil risiko, semakin cepat tabungan Anda berkembang biak.

Tips Belanja Mudah dan Hemat di Hongkong


Tips Belanja Mudah dan Hemat di Hongkong -Hongkong merupakan salah satu Negara Asia yang sering dikunjungi oleh wisatawan sama halnya Negara Singapura. Biasanya wisatawan yang datang ke Hongkong tertarik karena ingin menunjungi wisata belanjanya yang digadang-gadang sebagai pusat perbelanjaan atau surganya belanja.
Jika sebelumnya kita membahas trik-trik berbelanja di India, kali ini Shopious akan membagikan tips berbelanja di Hongkong. Bagi Anda yang berkesempatan mengunjungi Hongkong dan ingin membawa pulang buah tangan ke tanah air, ada beberapa tips yang harus Anda ketahui ketika hendak berbelanja oleh-oleh. Apa saja tipsnya? Yuk simak!

1. Riset lokasi

Sebelum memilih tempat berbelanja yang tepat, ada baiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu. Caranya cukup simple, dengan mencari tahu kebiasaan yang dilakukan masyarakat sekitar dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika berkunjung di Hongkong. Anda juga bisa menanyakan pada tour gaet atau orang yang sekiranya bisa Anda ajak untuk berkomunikasi. Pasalnya, pusat perbelanjaan di Hongkong sangat banyak dan pastinya akan membuat Anda tergiur untuk selalu ingin berbelanja.

2. Tempat yang tepat

Setelah memutuskan tempat berbelanja, pastikan tempat yang Anda kunjungi sesuai dengan keuangan Anda. Tempat yang murah dan sering menjadi recommended para wisatawan asing yang berkunjung ke Hongkong adalah Ladies Market. Namun, bagi Anda yang ingin berkunjung ketempat yang menengah keatas, Anda bisa mengunjungi Harbour Citty Mall yang merupakan Mall terbesar di Hongkong.

3. Buat daftar belanja

Nah, tips yang satu ini bisa membantu me-manage Anda untuk berbelanja. Sebelum mengambangi pusat perbelanjaan tujuan Anda, ada baiknya Anda membuat list atau daftar apa saja barang-barang yang akan Anda beli. Cara ini bisa membantu menghemat tenaga, waktu dan keuangan Anda, dan Anda lebih focus pada daftar belanjayang telah Anda tulis. Pasalnya, barang-barang yang tersedia pastinya membuat pengunjung lapar untuk berbelanja, tak terkecuali Anda.

4. Asah kemampuan tawar-menawar

Bagi Anda yang sering melakukan tawar-menawar sebelum berbelanja, cara ini sangat membantu Anda untuk mendapatkan barang yang Anda inginkan, serta dengan harga yang Anda inginkan pula. Namun, bagi Anda yang tidak bisa melakukan tawar-menawar ada baiknya mengasah kemampuan Anda sebelum memasuki perbelanjaan. Alternative lainnya, Anda bisa mengajak teman Anda yang fasih dalam tawar-menawar. Tawar-menawar di Hongkong bisa Anda lakukan ketika harga yang Anda patok tidak jauh dibawah harga yang telah dipasang oleh penjual, jika Anda memberi patokan harga 70% dibawah harga yang ditawarkan si penjual, maka Anda akan diusir spontan oleh penjual. So, hati-hati ya!

5. Cek garansi barang

Hal yang haus Anda teliti sebelum melakukan pembelian adalah cek garansi, Perhatikan nomer seri, tanggal pembuatan, dan alamat toko sesuai dengan yang tertera di kartu garansi. Karena tidak sedikit toko di Hong Kong yang menjual barang black market yang tidak memiliki surat-surat. Khususnya jika untuk pembelian barang elektronik.

6. Perhatikan keaslian barang yang akan dibeli

Hal penting lain yang harus Anda perhatikan, keaslian barang sangatlah perlu. Jam tangan biasanya banyak dijual disepanjang jalan Ladies Market, dengan beragam model tentunya. Namun, jangan ceroboh, chek keaslian barang sebelummembeli, ketika Anda telah terlanjur untuk membeli lalu datang mengembalikan setelah serah-terima uang, penjual biasanya tidak ingin melakukan penukaran. Sama halnya untuk pembelian produk atau barang yang terbuat dari kulit, beragam jenis pakaian berbahan dasar kulit akan banyak Anda temukan, teliti kembali sebelum membeli.

7. No Photo

Nah, hal ini merupakan kebiasaan orang Indonesia yang tak bisa dilepas. Melakukan Photto, bagi Anda yang gemar berphotto dan ingin melakukan photo ditempat perbelanjaan yang Anda kunjungi. Sebaiknya, niat tersebut Anda urungkan, penjual merasa risih dengan pengunjung yang melakukan photo terlebih memotret barang-barang dagangan mereka dan tidak membeli. Serta jangan lupa perhatikan barang bawaan dan dompet Anda, untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.
Nah, itu beberapa tips berbelanja di hongkong. Siap untuk berbelanja? Happy shopping!

Langkah - Langkah Penting agar Gaji Tak Langsung Ludes




Terkadang kita mengalami hal yang tidak diinginkan ketika pertengahan bulan sudah mengalami kantong kosong ( Gaji Habis ) , Coba saja lakukan lima cara ini, maka Anda akan dapat menghabiskan uang tanpa merasa khawatir.

1. Stop belanja!
Gaji naik, tapi tetap saja habis. Ya, seakan sudah menjadi kodrat, banyak orang yang mengalami hal ini. Padahal, ketika gaji naik seharusnya Anda mendapatkan tambahan uang yang bisa disimpan atau diinvestasikan.

Sayangnya, kebanyakan orang masih sering gagal melakukannya. Karena mereka cenderung lebih banyak berbelanja saat penghasilan mereka bertambah.

Padahal, dibanding membeli banyak barang namun nyatanya tidak terpakai, Anda bisa saja menyimpan uang demi tujuan pensiun dan meraih kemandirian finansial secepatnya.

2. Investasi pasif
Anda mungkin baru mau mulai investasi, dan tidak mau mengambil risiko. Karena itulah, cobalah untuk berinvestasi secara pasif. Contohnya adalah dengan membeli emas, properti, atau obligasi.
Selain memiliki risiko yang sangat sedikit, saat melakukan investasi pasif, apapun yang terjadi terhadap ekonomi Anda tidak perlu khawatir akan perputaran pasar.

Dengan investasi ini Anda bisa lebih nyaman sementara menunggu hasil investasi terus tumbuh.

3. Bandingkan waktu
Coba ingat kembali, saat Anda hanya menghasilkan uang 20 persen dari gaji sekarang? Bandingkan masa itu dengan kehidupan Anda saat ini.

Apakah Anda merasa beruntung dan bersyukur dengan semua yang bisa diperoleh saat ini? Jika pengeluaran yang lebih banyak dilakukan saat ini tidak membuat Anda bahagia, maka sebaiknya hentikan pengeluaran tersebut.

Memang benar jika harga barang kebutuhan Anda tentu tidak sama dibanding masa lalu. Namun, dengan mencoba bersyukur atas apa yang sudah Anda capai saat ini, maka Anda pun akan bisa lebih melakukan perhitungan dalam pengeluaran.

4. Hemat untuk kenyamanan
Tentunya, Anda memiliki sedikit waktu untuk melakukan beberapa kegiatan seperti membersihkan rumah, mencuci pakaian dan membersihkan halaman.

Dengan ‘membeli’ tenaga untuk mengerjakan kegiatan ini, Anda bisa memperoleh waktu lebih yang dapat digunakan untuk beristirahat, sehingga uang yang Anda hasilkan benar-benar dapat digunakan untuk kenyamanan.

5. Coba memberi
Dengan memberi, Anda tidak hanya menyadari berkat yang diterima, tapi juga dapat melihat kebahagiaan si penerima. Coba donasikan sedikit penghasilan Anda, dan Anda pun akan merasa lebih bahagia.

Mungkin Anda adalah orang yang sulit percaya bahwa makin banyak uang tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Tapi, beberapa orang justru tidak bahagia karena tidak bisa memanfaatkan secara maksimal uang yang mereka miliki.

Karena itu, jika Anda memiliki uang lebih dari yang dibutuhkan, sebaiknya rencanakan pengeluaran dan habiskan secara bijak.