Showing posts with label Info Kampus. Show all posts
Showing posts with label Info Kampus. Show all posts

Inilah Cara Sukses Untuk Meningkatkan Kualitas Mahasiswa Indonesia



Kenyataan dalam kehidupan kita sehari-hari menunjukan bahwa tanpa pendidikan banyak orang yang bisa memenuhi kebutuhan hidup dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Kita seringkali memiliki pandangan bahwa hanya yang berpendidikan tinggi sampai memiliki gelar professor dan doktor yang bakal sukses dan arif. Namun, perlu kita sadari ada satu fakta yang tak bisa disangkal bahwa banyak yang berpendidikan tapi gagal dalam hidup karena tak mampu mengendalikan diri. Kisah-kisah korupsi dan nefotisme di negeri ini banyak dilakoni oleh para terdidik yang memiliki tingkat pendidikan tinggi bahkan professor dan doktor dari luar negeri. Kita juga kadang-kadang merasa miris melihat stasiun TV yang menyiarkan tawuran antar mahasiswa di sejumlah daerah, mahasiswa terlibat perdagangan narkoba dll. 

Begitu juga, setiap tahun banyak universitas di negeri ini yang dengan bangga mempublikasikan jumlah wisudawan mereka sampai ribuan jumlahnya dengan indeks prestasi diatas rata-rata bahkan lulus Cumlaude. Berbicara dalam hal kuantitas kita tidak kalah namun berbicara kualitas kita belum bisa berbuat banyak. Kita juga patut bertanya-tanya, apa yang salah dengan pendidikan tinggi kita? Apakah bidang yang diambil oleh sang mahasiswa kurang relevan dengan yang dibutuhkan masyarakat atau memang kualitas mahasiswa kita yang makin memprihatinkan? Sulit untuk menjawab pertanyaan tersebut. 

Namun, kita juga tidak bisa serta-merta mengkambing hitamkan baik itu universitas maupun mahasiswa. Karena keberadaan seorang mahasiswa baik di universitas negeri maupun swasta telah melalui proses seleksi dan mungkin kompetisi. Selain itu, sang mahasiswa yang kuliah juga produk dari pendidikan dasar dan menengah kita saat ini. Jadi boleh dikatakan mahasiswa adalah hasil godokan dari sistim pendidikan kita sebelumnya, yakni SD, SMP dan SMU. 

Rendahnya kualitas 
Buruknya kualitas mahasiswa bukan hanya dalam kemampuan akademis yaitu berpikir secara kritis dan analitis dalam satu masalah tetapi juga kemauan untuk belajar dengan cara yang benar artinya seorang mahasiswa yang sedang kuliah bukan hanya mengejar nilai/IPK yang tinggi dalam satu mata kuliah atau terpenuhi jumlah SKS sehingga bisa meraih gelar sarjana-S1 dalam waktu singkat. Namun, sang mahasiswa sadar betul bahwa dia mengambil jurusan dan matakuliah yang memang dia ingin kuasai secara mendalam. Sehingga hasil yang dicapai bukan hanya nilai tinggi tetapi dia bisa menerapkannya juga. Kenyataan lainnya adalah kebanyakan mahasiswa sekarang cenderung menyukai hal-hal yang bersifat instant. Mereka jarang mau kerja lembur baik itu di labor maupun di perpustakaan. Sehingga jangan heran labor dan perpustakaan sepi. 

Perpustakaan akan ramai apabila ujian semester sudah dekat. Penulis tidak terkejut ketika melihat banyak mahasiswa sambil duduk dipingir jalan dan berpakaian hitam-putih begitu khusuk membaca buku. Ini mereka lakukan karena hari itu ada ujian semester, bukan karena mencontoh kebiasaan orang Jepang atau Eropa yang rajin membaca. Ada juga kecendrungan yang harus diantisipasi yakni dengan adanya internet, usaha mencari data untuk memenuhi tugas kuliah tinggal copy dan paste saja. Ini sangat berbahaya kalau dibiarkan terus menerus. Karena sudah mengarah ke “plagiarism”. Kita kwatirkan nanti lulusan kita hanya bisa copy dan paste saja. Hal-hal yang instant ini juga terlihat ketika sang mahasiswa gagal atau mengulang satu atau dua matakuliah. Dia tidak akan kuatir karena ada semester pendek. Jadi kalaupun gagal maka bisa diambil di semester pendek dan jumlah SKS untuk mengambil mata kuliah lebih banyak di semester yang akan datang akan terpenuhi. Bahkan lebih tragis lagi, rela menunda mengambil satu mata kuliah karena sang dosen yang mengajar sulit memberikan nilai tinggi. 

Kemampuan Bahasa Asing 

Menguasai Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah suatu kewajiban karena merupakan identitas nasional bagi semua orang Indonesia. Akan tetapi menguasai Bahasa Inggris juga penting untuk kepentingan pergaulan international dalam berbagai bidang. Sangat disayangkan masih banyak kalangan mahasiswa yang masih belum bisa berbahasa Inggris. Jangankan untuk membaca dan menulis, kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris pun belum banyak yang bisa walaupun mereka sudah belajar Bahasa Inggris dari SD sampai SMU.Seharusnya sebagai calon-calon pemimpin masa depan, para mahasiswa kita minimal menguasai satu bahasa asing, misalnya Bahasa Inggris. Banyak factor yang menghambat, misalnya kurangnya dana, belum adanya keharusan dari univeritas dan bukan merupakan syarat untuk masuk sebuah universitas. Bahkan jurusan Bahasa Inggris di universitas baik negeri maupun swasta di Jambi belum mewajibkan calon mahasiswa S1 untuk bisa berbahasa Inggris misalnya dengan memiliki nilai TOEFL atau IELTS sebagai salah satu syarat masuk. 

Upaya dengan Problem Based Learning

Rendahnya mutu mahasiswa perlu disikapi dengan arif dan bijaksana karena untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang baik memang gampang-gampang susah. Gampang kalau hanya berbicara tapi sulit untuk dikerjakan dan diterapkan. Sekarang yang diperlukan adalah kerjasama semua pihak di lingkungan perguruan tinggi. Upay terpenting yang harus dilakukan adalah mendekatkan dunia nyata dengan dengan dunia kampus. Ini sangat memerlukan kesabaran dan kemampuan lebih dari sang dosen. 

Berbagai kendala dan masalah yang dihadapai masyarakat atau dunia kerja serta solusinya harus dibawa ke dalam kampus. Gaya belajar dan mengajar dengan PBL-Problem Based Learning sudah sangat populer di Eropa dan Belanda, khususnya di Universitiet Maastricht sebagai pelopor. Pendekatan ini dapat menstimulasi mahasiswa berpikir keluar dari batas-batas formal yang ada di dunia kampus yang hanya terfokus pada buku,diktat dan lain-lain karena masalah-masalah yang ditemui mangharuskan solusi yang tidak bisa didapat dibangku kuliah dan praktikum. Pendekatan belajar dengan PBL juga memberikan mahasiswa informasi dan suasana apa yang sebenarnya akan mereka hadapi setelah lulus nanti. Berbagai tuntutan kerja akan mereka hadapi seperti kualitas kerja, tenggat waktu, keterbatasan sarana dan prasarana, sikap pimpinan, perlunya interpersonal dan intrapersonal skill dan lain.lain. disamping itu mereka juga akan menjumpai hal-hal yang sifatnya negatif dan bagaimana mereka menyikapinya seperti banyak pegawai yang bolos, hubungan yang kurang harmonis di dalam kantor, sikap pimpinan yang pilih kasih dll. 

Peran Dosen 
Dalam konteks ini seorang dosen berfungsi sebagai agen dan fasilitator serta motivator. Seorang dosen perlu memiliki mitra di luar kampus atau proyek-proyek atau lembaga-lembaga dan membawanya ke dunia kampus untuk dikenalkan dengan mahasiswa dan kalau perlu para mahasiswa dilibatkan di dalamnya. Tindakan seperti ini akan memberikan dampak lain pada mahasiswa yang selama ini hanya berkutat pada teori belaka dibangku kuliah. Suasana kuliah akan lebih terasa membumi karena mahasiswa tahu apa yang sebenarnya dia butuhkan sehingga akan memacu mahasiswa untuk memecahkan setiap persoalan yang dia hadapi. 

Peran Jurusan Fakultas, dan Univesitas 
PT memang diharuskan untuk membuka diri terhadap dunia luar. Masing-masing level pada universitas mulai dari program studi, jurusan sampai fakultas perlu menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga dan perusahan di masyarakat. Apa lagi bagi PT yang sudah memiliki Deputy Rektor IV atau pembantu rektor IV, sangat memungkinkan untuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak di samping menjalin kerjasama juga untuk mempromosikan kualitas mahasiswa yang dimiliki agar terpakai dan diakui dunia di luar kampus. 

(Penulis adalah Dosen FKIP UNJA, Alumnus IFP-Ford di Maastricht University dan Rijksuniversiteit Groningen, The Netherlands dan Alumnus PPS IAIN STS sekaligus Dosen Luar Biasa IAIN STS Jambi)

5 Kunci Motivasi Mahasiswa Agar Selalu Semangat

Mahasiswa yang dengan giat melakukan pekerjaan rumah setiap hari sudah jarang ditemui. Kalaupun ada juga, paling cuma sedikit. Setiap orang membutuhkan dorongan motivasi, dan kamu akan terkejut dengan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah inspirasi tentang opinimu yang menganggap bahwa tugas PR adalah hal yang “sia-sia”. Meskipun jika kamu tidak melihat titik penting dari mengerjakan PR, kamu akan melihat sebuah titik ketika kamu mendapat nilai bagus. 
 
 

Jadi, simak tips-tips berikut ini dan pelajari bagaimana untuk menjadi seorang mahasiswa yang lebih termotivasi.


Ubah perspektif  atau cara pandanganmu

Kamu tidak bisa membentuk pondasi untuk pengetahuan di masa depanmu dan keterampilanmu tanpa mengerjakan pekerjaan rumah, tidak peduli seberapa tidak bergunanya PR itu kelihatannya. Bahkan, topik-topik yang tidak membangkitkan sedikit daya tarik pun tetap penting, walaupun sekedar untuk pengetahuan umum dan pengembangan sebagai pribadi. Jika kamu tidak menyukai aljabar, kamu mungkin akan mengerti pentingnya hal ini ketika menyadari bahwa ini merupakan dasar dari ekonomi, bisnis, sains, dan  itu bidang studi lainnya. Ketika berbicara tentang PR bahasa Inggris, kamu perlu memahami bahwa penulisan makalah merupakan keterampilan yang penting untuk dipelajari jika kamu ingin menjadi mahasiswa yang sukses di perguruan tinggi. 


Jadilah ahli di salah satu bidang

Tidak ada mahasiswa yang benar-benar suka dengan semua mata kuliah. Pastinya setiap orang lebih unggul dalam beberapa bidang. Yang perlu kamu lakukan adalah fokus sedikit lebih banyak pada bidang yang sangat kamu sukai, dan bersikap serius untuk mempelajarinya lebih lanjut. Mungkin kamu bisa memulai sebuah blog yang terkait dengan bidang yang kamu sukai atau gemari dan menjadi ahli dalam bidang tersebut. Lakukan penelitian lebih mendalam, jadilah lebih terlibat dan nikmati bidang yang kamu minati.

Namun, hal ini tidak harus membuatmu mengabaikan pekerjaan rumah lain yang kamu miliki; pada kenyataannya, justru pekerjaan rumah yang tidak kamu minati akan membantumu menjadi lebih toleran terhadap topik yang tidak terlalu menarik bagimu. Anggap topik yang kurang kamu sukai sebagai "batu loncatan pendukung" untuk jalur karirmu di masa depan nanti.


Jangan takut persaingan

Kamu tidak perlu menjinakkan semangat kompetitifmu. Bahkan, hal ini sebenarnya dapat membantumu menjadi seorang mahasiswa yang lebih rajin dan senang saat melakukan pekerjaan rumah dan membuat prestasi yang lebih baik,daripada mahasiswa lainnya di kelas. Menjadi kompetitif bukan berarti kamu harus menjadi teman sekelas yang tidak disukai mahasiswa lain.

Kamu dapat bergabung dengan satu atau dua teman dan menginspirasi satu sama lain untuk berbuat lebih baik dalam semua mata pelajaran. Persaingan yang sehat dapat menjadi motivasi yang sangat inspiratif, jika kamu tahu bagaimana mendekatinya. 


Hadiah bisa memotivasi 

Jika proyek ilmiah besar memberikanmu masalah, dan kamu bahkan tidak bisa cukup termotivasi untuk memulainya, kamu harus membuat rencana dan membagi seluruh proses menjadi beberapa langkah yang lebih kecil. Ambil setiap langkah dan ubahlah menjadi target, miliki gambaran besar di depanmu setiap saat. Pastikan mengatur tenggat waktu untuk setiap langkah dan hadiahi diri kamu sendiri dengan perlakuan kecil atau istirahat sejenak setelah berhasil di setiap target. Ketika kamu berfokus pada hadiah, kamu akan termotivasi untuk melakukan segalanya dengan benar.


Dapatkan dukungan untuk mendapatkan motivasi

Jika kamu tidak mendapatkan cukup dorongan dari keluarga atau teman, hal tersebut seharusnya tidak mengganggumu karena ini bukan berarti bahwa tidak ada yang peduli. Gurumu, misalnya, pasti peduli apakah kamu mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan dan belajar dengan baik atau nggak. Guru selalu ada untuk mendukung siswa mereka, karena keberhasilan mereka sebagai pendidik tergantung pada prestasi kelas.

Jika kamu merasa seperti kamu tidak mendapatkan dukungan yang cukup di rumah atau dari teman, kamu bisa juga bergabung dengan forum pendidikan dan menemukan motivasi yang kamu butuhkan. Many people will cheer for you if you are brave enough to cheer for yourself.

Motivasi sangat penting untuk keberhasilan akademismu.

Hal ini biasa terjadi pada semua mahasiswa: Mereka tidak melihat bagaimana pengetahuan yang mereka peroleh di kelas bisa diimplementasikan di dunia nyata, sehingga mereka melihat pekerjaan rumah sebagai tugas yang sia-sia dengan tujuan tunggal untuk menyebabkan mereka stres, memakan waktu luang mereka, dan olahraga untuk sel-sel otak mereka. Jika itu pandanganmu terhadap pekerjaan rumah, itu benar-benar salah!

Yang kamu butuhkan adalah perspektif yang berbeda pada studimu, dan kamu akan mengerti betapa pentingnya PR suatu hari nanti. Ketika kamu belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri, pekerjaan rumah akan segera menjadi penting dan bermakna di matamu.

Di bawah ini ada beberapa kalimat mutiara yang bisa menumbuhkan motivasimu untuk tetap semangat belajar.

“Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu, kamu dapat mengubah dunia.” – Nelson Mandela

“Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya.” – Mahatma Gandhi

 “Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini.” – Malcolm X

“Seseorang yang berhenti belajar adalah orang lanjut usia, meskipun umurnya masih remaja. Seseorang yang tidak pernah berhenti belajar akan selamanya menjadi pemuda.” -Henry Ford

“Berikan seorang pria semangkuk nasi, dan kamu akan memberinya makanan untuk sehari. Ajarkan seorang pria memelihara padi, dan kamu akan memberinya makanan seumur hidup.” – Confusius

“Pendidikan bukanlah proses mengisi wadah yang kosong. Pendidikan adalah proses menyalakan api pikiran.” – W.B. Yeats

“Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan mendapatkannya. Jika kamu tidak bertanya maka jawabannya adalah tidak. Jika kamu tidak melangkah maju, kamu akan tetap berada di tempat yang sama.” – Nora Roberts

“Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka harus.” – Arthur Wellesley

“Belajar layaknya mendayung ke hulu; Jika tidak maju, maka akan terhanyut ke bawah.” – NN

“Jika seseorang bepergian dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti perjalanan menuju surga.” – Nabi Muhammad SAW

“Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun.” – Abigail Adams

“Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh.” – Albert Einstein

“Sekolah maupun kuliah tidak mengajarkan apa yang harus kita pikirkan dalam hidup ini. Mereka mengajarkan kita cara berpikir logis, analitis, dan praktis.” – Azis White

“Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.” – Mario Teguh

“Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, tapi hal yang lebih penting adalah untuk mengambil pelajaran dari kegagalan.” – Bill Gates

“Ilmu itu didapat dari lidah yang gemar bertanya dan akal yang suka berpikir.” – Abdullah bin Abbas

”Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper or your self-confidence.” – Robert Frost

 
 
 
 
 
Sumber : berkuliah.com

Situs Website TOP Yang Sering Dikunjungi Mahasiswa Dari Cari Skripsi Sampai Cara Bisnis

Saveupdata.com -Dunia maya  memang menjadi solusi bagi mahasiswa, banyak mahasiswa menggunakan dunia maya untuk mencari - cari tugas, skripsi, tesis, jurnal bahkan sampai cari cara berbisnis. Tidak heran banyak mahasiswa yang sukses didunia pendidikan lantaran menggunakan dunia maya untuk hal - hal yang positif yang bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa. 


Kali ini saveupdata.com akan mengulas beberapa situs website yang sering dikunjungi mahasiswa antara lain ;

1. Situs Website Penyedia Jurnal dan Referesi Skripsi Terbaru



www.Distrodoc.com adalah salah satu situs website yang seri dikunjungi mahasiswa UGM, UI, ITB, BINUS, ITS dan mahasiswa kampus lain. Distrodoc.com adalah situs Indonesia yang memiliki slogan "Online library that allows anyone to find documents online". Situs website distrodoc.com memberikan beberapa referensi berbagai jurnal - jurnal, makalah, tugas kuliah, berbagai materi mata kuliah, skripsi terbaru dari berbagai universitas, dll. Situs Distrodoc.com menjadi pilihan mahasiswa terbaik ditahun ini. 


2. Situs Forum yang Tidak Ada Matinya



Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar dan nomor 1 Indonesia dan penggunanya disebut dengan Kaskuser. Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yaitu Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan, yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT Darta Media Indonesia. Kaskus memiliki lebih dari 6 juta pengguna terdaftar. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan mahasiswa, pelajar yang berdomisili di Indonesia maupun di luar Indonesia.



3. Situs Jual Perlengkapan Mahasiswa Yang Bisa di Jadikan Peluang Usaha



J&J Binder adalah Toko Online Binder Agenda Kulit dan Office Supplies Binders di Indonesia, Situs Toko Online mahasiswa www.jandjbinder.com adalah situs toko perlengkapan mahasiswa yang sering dikunjungi mahasiswa dalam mencari perlengkapan kuliah. Di www.jandjbinder.com para mahasiswa menggunakan kesempatan bergabung dalam membuka peluang usaha, berjualan produk J&J Binder. Bagi mahasiswa menjual produk dari J&J Binder adalah hal yang sangat menguntungkan.
Semoga artikel diatas bisa bermanfaat, situs website diatas adalah beberapa situs yang sering dikunjungi mahasiswa selain media sosial seperti Facebook, Instagram, youtube dll.

Kumpulan Cara Jitu Mendapat Uang Tambahan Ala Mahasiswa Perantau



Saveupdata.com -Menjadi mahasiswa adalah kebanggan setiap orang, apalagi dapat kuliah di universitas ternama yang berada di luar kota, pasti orang tua Anda akan membanggakan Anda di depan tetangganya. Ini baru awal kisah Anda menjadi seorang mahasiswa, perjalanan Anda masih jauh dan semakin sulit, karena Anda akan banyak mengeluarkan uang demi kuliah Anda, misalnya uang spp, uang modul, fotokopi referensi, uang bensin, makan, uang jalan- jalan dan masih banyak lagi. 

Bagaimana jika Anda membayar sesuatu yang mendesak di waktu yang tidak tepat? Pastinya hal ini tak akan terasa sulit jika dompet Anda masih tebal dengan uang kiriman. Tapi bagaimana jika hal tersebut datang pada saat dompet Anda sudah kempes bahkan bocor dari uang kiriman orang tua Anda? Tapi Anda pasti mengatakan, “yah tinggal minta aja”. Tapi bagaimana kalau respon orang tua beda dengan harapan Anda “tunggu sampai tanggal muda nak”. Jadinya Anda akan berdiam diri di rumah/kosan dengan berpuasa. 

Itulah  sedikit gambaran tentang mahasiswa rantau.  Sebagai seorang mahasiswa harusnya kita belajar mandiri, apalagi umur Anda sudah expire dari uang orang tua. Beranjak dari hal itulah, tim Saveupdata.com memberikan saran agar Anda  mendapatkan penghasilan tambahan ala mahasiswa rantau..

1. Jual Pulsa

Jualan pulsa juga sangat menguntungkan lho bila ditekuni. Kalau kamu punya modal, kamu bisa membuka konter pulsa kecil-kecilan. Tapi kamu juga bisa jualan tanpa konter. Cukup promosikan saja dengan keluarga, teman dan yang lainnya bahwa kamu berjualan pulsa. Ingat, jangan mau kalau ada yang mengutang.

2. Jualan Merchandise, Souvenir, dan Pernak-pernik

Menjual kaos, pin, mug, jam dinding, dll kepada teman, komunitas, kampus, teman sekelas, dan teman sesama pecinta artis atau tim sepak bola favorit kamu. Kamu bisa membeli barang-barang tersebut di grosiran, supaya harganya lebih murah. Desainnya dibuat sekreatif mungkin sesuai dengan permintaan. Kemudian setelah itu kamu bisa menyablon atau mencetak gambar dan tulisan di tukang sablon. Tapi, kamu juga bisa membeli sekaligus mencetak langsung di satu tempat saja.

Kemudian, menjual baju, sepatu, bando, dan pernak-pernik lainnya. Lebih untung lagi jika kamu membuat pernak-perniknya dengan cara handmade atau buatan sendiri. Kalau misalnya kamu belum punya modal untuk kulakan barang-barang tersebut, kamu bisa menjadi reseller terlebih dahulu.

3. Bisnis Online

Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk berjualan. Saat ini sudah banyak website yang memfasilitasi hal tersebut. Bisa juga membuka lapak di sosial media maupun website. Barang yang bisa ditawarkan antara lain baju wanita dan pria, sepatu, jaket, buku, makanan, pernak-pernik, dll.

4. Jual skill/keahlian

Anda tentunya bukan orang tanpa memilki skill apapun. Lihatlah dalam diri Anda, skill yang bisa Anda jual, misalnya install laptop, jasa pengetikan, memperbaiki suatu barang dan lain2. Apalagi jika skill Anda merupakan hobby, Anda dengan enjoy mengerjakannya dan dan mendapatkan uang dari situ.

5. Pekerjaan Freelance

Kamu bisa bekerja secara freelance dalam berbagai macam event. Misalnya menjadi LO dalam acara konser, pertandingan basket anak SMA, dll. Perluaslah jaringanmu untuk mendapatkan informasi pekerjaan ini.

6. Mengikuti Berbagai Macam Perlombaan

Kamu harus rajin-rajin mengikuti berbagai macam lomba yang bidangnya kamu kuasai. Misalnya, lomba menulis essai, fotografi, pidato, speech contest, desain, dll. Carilah perlombaan yang hadiahnya uang tunai. Cara yang satu ini diperlukan keuletan dan sikap pantang menyerah. Karena di setiap perlombaan pasti ada menang atau kalah, jadi kamu harus siap mental.

7. Jadi reseller

Berdagang pasti jadi cara pertama yang terpikir olehmu untuk menambah uang saku. Kamu tidak perlu menjual barang produksi sendiri.
Kamu bisa jadi reseller kosmetik, sepatu, atau makanan ringan. Pemasarannya pun relatif mudah. Tinggal memanfaatkan berbagai jejaring sosial yang kamu punya.

8. Jadi asisten dosen

Kalau kamu termasuk mahasiswa berprestasi, daripada mengisi masa perkuliahan dengan rutinitas kuliah, makan, tidur, kuliah lagi, mendingan kamu mendaftarkan diri jadi asisten dosen.
Pengalaman menjadi asdos ini akan melatih kepiawaianmu menghadapi orang lain dan juga bisa mempercantik portofoliomu saat sudah lulus nanti.

9. Jadi guru les

Kalau kamu cukup pede dengan kepintaranmu, nggak ada salahnya menjadi guru les privat untuk murid SD, SMP, atau SMA. Jam kerjanya bisa disesuaikan dengan jadwal kuliahmu, kok.

10. Nge-blog

Siapa bilang nge-blog itu cuma buat iseng dan tidak menghasilkan? Kamu bisa memanfaatkan blog-mu sebagai 'papan iklan'. Kamu bisa mengikuti program AdWords atau AdSense agar blogmu bisa menghasilkan uang dari iklan

Kemenperin Bangga, Dari 556 Lulusan Politeknik APP Jakarta 267 Lulusan Sudah Bekerja di Sektor Industri


 piagam penghargaan Putri Aprilita Mantassya dengan IPK 3,93 dari Program Studi Perdagangan Internasional

Saveupdata.com -Dalam sambutannya Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian mengucapkan selamat dan apresiasi kepada semua lulusan APP Jakarta, khususnya kepada 267 lulusan yang telah bekerja di sektor industri, dan 44 orang yang memilih untuk melanjutkan pendidikan. 3 November 2016. 

Keberhasilan di era globalisasi yang penuh persaingan ini ditentukan oleh kesiapan kita. Kesiapan itu mulai dari adanya sikap keterbukaan dari kita terhadap sesuatu yang baru, cara kerja baru, cara berpikir baru, kesediaan untuk menghadapi berbagai macam tantangan baru. Kesiapan itu disadari oleh adanya motivasi kuat untuk menangkap adanya peluang dan berinovasi untuk mendapatkan sesuatu yang baru yang lebih baik. 

Kesiapan itu juga lanjutnya, biasanya juga disertai oleh tekad dan keberanian untuk menghadapi setiap hambatan dan cobaan yang pastinya akan mewarnai kehidupan karir seseorang. Semoga dari 556 Lulusan Politeknik APP Jakarta yang diwisuda ini siap untuk mengembangkan tenaga dan pikirannya bagi nusa, bangsa dan negara, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan kemajuan negara.

Politeknik APP Jakarta Wisuda 556 Lulusan yang Kompeten, Siap Bersaing Didunia Kerja




Saveupdata.com -Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat memberikan sambutan pada Wisuda 556 Lulusan Politeknik APP Jakarta di Sasana Kriya TMII Jakarta, 3 November 2016. Dari 556 Lulusan yang Kompeten ini, Siap Bersaing Didunia Siap Bersaing di Dunia Kerja. Selian itu para alumni bisa berkarya sebaik-baiknya dengan integritas yang tinggi pada bidang masing-masing prestasi alumni yang dapat mengharumkan nama almamaternya.


Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat menerima plakat yang diserahkan oleh Direktur Akademi Pimpinan Perusahaan Ahmad Wimbo disaksikan Ketua Senat Arief Budi Ibrahim. 

Selain itu Bpk Syarif Hidayat didampingi Kepala Pudiklat Kementerian Perindustrian Mujiono menyerahkan piagam penghargaan Putri Aprilita Mantassya dengan IPK 3,93 dari Program Studi Perdagangan Internasional pada Wisuda 556 Lulusan Politeknik APP Jakarta di Sasana Kriya TMII Jakarta, 3 November 2016.

Inilah Pesawat CN235 Hasil Karya Anak Indonesia : Diminati Pakistan, disukai Presiden Guinea



Saveupdata.com - Pakistan menyatakan keinginannya untuk membeli pesawat CN235-220 dengan konfigurasi MSA/MPA/ASW buatan PTDI yang spesifikasinya sangat cocok di dunia militer. Jenderal Rashad Mahmood, Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan menyatakan pesawat jenis ini sangat relevan dalam memenuhi kebutuhan militer Pakistan, baik itu angkatan laut, darat, dan udara. 

Pakitstan telah mengoperasikan sebanyak 4 unit pesawat CN235-220 sebagai pesawat angkut militer dan pesawat angkut VIP.

Sementara itu Presiden Republik Guinea, Alpha Conde menyatakan minatnya yang begitu bear terhadap pesawat ini. Pesawat terbang dan helicopter yang sudah dioperasikan di seluruh negara ASEAN, Guam, Venezuela, Turki dan lainnya ini diminati secara serius oleh Conde. 

Ia pun berharap dapat mengikuti jejak Burkina Faso dan Senegal yang sudah lebih dulu membeli dan mengoperasikan pesawat ini.

Ide Ciptakan Setrika Inovasi Baru, Mahasiswa ITSB Raih Prestasi di China



Saveupdata.com -Mahasiswa Desain Produk Indutri Insitut Teknologi dan Sains Bandung, Tubagus Rahmatullah  meraih medali perunggu pada The 31st China Adolescent Science and Technology Innovation Contest (CASTIC)  berkat inovasinya dalam menciptakan setrika yang diberi nama Magic Ironing.

    Terinspirasi dari sang ibu yang kewalahan saat menyetrika, Tubagus membuat setrika yang dikengkapi penampung cairan pewangi yang terintegrasi langsung dengan handle (pegangan) setrika tersebut. caira pewangi terdapat dalam bentuk tabung isi ulang (refill) yang didesain secara khusus  Ia mengatakan bahwa inovasi seperti ini sudaha da sebelumnya, namun yang membedakan produk inovasinya dengan produk – produk lainnya adalah pada konsep pemasarannya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa selain terinspirasi dari sang ibu, ia sebagai seorang anak kos juga sering kewalahan dalam menyetrika. Ketika menyetrika, ia merasa bahwa banyak waktu yang terbuang ketika setrika harus ditaruh terlebih dahulu sebelum pewangi disemprotkan ke pakaian. Permasalahan efisiensi waktu dan tenaga tersebut yang akhirnya mendorong ia untuk membuat suatu inovasi yang bisa memudahkan orang – orang dalam menyetrika pakaian.

    Karyanya dipresentasikan dalam CASTIC yang berlangsung di East China Normal University, Sahanghai, China dan berhasil menggondol penghargaan dari para dewan juri yaitu sebuah medali perunggu. Penghargaan ini, ungkapnya, diberikan juri karena ia dinilai turut membentuk persepsi publik melalui karya yang ia hasilkan, yang mana cairan pewangi adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dari setrika.

     Kontes ini diiuti oleh 59 peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi dari 14 negara, mulai dari India, Swedia, Brazil, Jepang, Jerman, Perancis, China, Indonesia, Luxemburg, Turki, Rusia, Meksiko, Thailand serta Denmark. Para peserta dalam kontes ini adalah mereka yang berusia maksimal 20 tahun.



Sumber : okezone.com

Kapal Si Jagur, Kapal Tenaga Surya Karya Mahasiswa UI Yang Mendunia




Saveupdata.com -Lagi-lagi, anak bangsa mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia yang tergabung dalam Solar Boat Team (SBT) berhasil mengharumkan Indonesia melalui Si Jagur atau jaya Satria Garuda.

Kapal bertenaga surya karya mahasiswa Universitas Indonesia ini meraih peringkat ke-2 di Asia dan peringkat ke-15 di Dunia dalam ajang kompetisi Internasional Dutch Solar Challenge 2016 di Belanda.


Kapal Si Jagur mengangkat desain kapal yang terinspirasi dari kapal khas Indonesia. Kapal khas Indonesia yang ditampilkan pada desain Si Jagur yaitu jukung. Kapal tersebut memiliki konsep trimaran atau kapal dengan tiga lambung yang saling terhubung.

 Si Jagur Jaya Satria Garuda ini merupakan kapal bertenaga surya yang berhasil meraih peringkat ke-2 di Asia dan peringkat ke-15 di Dunia dalam ajang kompetisi Internasional Dutch Solar Challenge 2016 di Belanda pada 30 Juni – 9 Juli 2016. | Humas UI
Selain itu, Si Jagur mengusung konsep sumber energi terbaru dan ramah lingkungan. Dalam ajang kompetisi internasional tersebut Si Jagur mampu bersaing dengan kapal dari 5 tim yang berasal dari 14 negara.

 Rektor UI Prof.Dr.Ir. Muhammad Anis, M.Met mengatakan bahwa, "Kehadiran para perwakilan Indonesia di kancah internasional menunjukkan bahwa Indonesia memiliki SDM yang tangguh dan siap bersaing secara global serta mampu memicu pertumbuhan inovasi dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan di Indonesia,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari laman situs Fakultas Teknik UI.
Si Jagur yang memiliki panjang 6 meter serta berat 25 kilogram ini menggunakan bahan composite fiber pada body kapal. Sebagai penggerak, Si Jagur memanfaatkan solar panel 260 WP sehingga mampu mencapai efisiensi solar panel sebanyak 20%. Pembentuk rangka tulang kapal dan penguat konstruksi kapal , tim SBT menggunakan PVC form.

"Nantinya, mesin itu bisa kami pergunakan untuk mengembangkan mesin untuk proporsi yang sama, agar terjadi kemandirian teknologi, khususnya engine," kata salah satu tim SBT, Sigit Yoga kepada ANTARA News di Kampus UI, Depok.




Sumber : liputan6

Mahasiswa UI Berhasil Lulus Menjadi Wisudawan Muda Tercepat Hanya Dalam Waktu 3 Tahun



Saveupdata.com - Richard Henokh Kurniawan, wisudawan dari program sarjana reguler angkatan 2013 Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI yang berhasil menjadi wisudawan muda tercepat, yaitu hanya dalam waktu 3 tahun. Keren banget gak, sih? Karena biasanya kan mahasiswa UI lulus 3,5–4 tahun dari total waktu 8 semester yang diberikan pemerintah, tuh. Belum sampai di situ aja, ternyata Richard juga lulus dengan predikat cumlaude dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif 3.83.

Richard pun mengakui bahwa kunci keberhasilannya terletak pada manajemen diri dan waktu. Richard menyarankan semua orang untuk mencoba bangun lebih pagi dan melakukan kegiatan fisik. Selama di UI, ia sering kali lari pagi pada pukul 5 atau 6. Bangun lebih pagi dan lari pagi juga bikin kita semangat semangat dan percaya diri di pagi hari.

Tentunya dibalik kesuksesan seseorang ada motivasi yang besar di sana. Motivasi terbesar Richard sehingga menjadi seperti sekarang ini tidak lain dan tidak bukan adalah ayahnya sendiri. Ayah Richard dulu juga merupakan lulusan tercepat pada masa itu, yaitu 4 tahun 3 bulan, ketika umumnya teman-temannya lulus 5-7 tahun. Ayahnya jugalah yang menginspirasi Richard untuk mengambil jumlah kredit penuh di setiap semester.

Saat ini Richard sudah diterima untuk melanjutkan masternya di Renmin University of China di Beijing, Jurusan Administrasi Bisnis (gelar MBA). Ia pun sudah mengantongi beasiswa S2 dari Kemenristekdikti untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ini.

Ke depannya, ia bercita-cita menjadi profesional di bidang Teknologi Informasi dan membangun sebuah perusahaan Teknologi Informasi di Indonesia.

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Menciptakan Aplikasi Survei Pemetaan Kemiskinan



 Foto: Ilustrasi


Saveupdata.com -Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bernama Riski Dwi Setiawan membuat aplikasi survei pemetaan kemiskinan berbasis Android dan website untuk memangkas biaya serta waktu menjadi lebih efisien. 

"Melakukan survei langsung ke masyarakat, seperti yang sering dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), sering kali membutuhkan biaya yang cukup tinggi dan waktu lama, sebab harus melibatkan surveyor cukup banyak serta perekapan data secara satu per satu," katanya, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (16/9/2016).

Mahasiswa Teknik Informatika ITS itu mengatakan, latar belakang pembuatan aplikasi tersebut karena melihat proses survei kemiskinan yang dilakukan BPS yang dianggap kurang efisien. 

"Selama ini survei harus mendatangi rumah warga satu per satu sambil membawa kertas formulir survei yang cukup banyak. Itu kan sangat merepotkan, ke mana-mana membawa kertas cukup banyak," ujarnya.
Setelah melakukan survei dengan mendata masing-masing warga, maka dilakukan perekapan data satu per satu, kemudian dimasukkan ke BPS. Lalu di BPS masih harus melakukan entry data ke sistem, dan baru setelah itu mendapatkan hasilnya. 

"Dari tahap per tahap survei tersebut, tentu membutuhkan waktu cukup lama, terutama untuk datang ke tiap rumah warga. Belum lagi perekapan data yang tidak bisa dilakukan dalam sehari. Proses di BPS untuk entry data ke sistem juga membutuhkan waktu beberapa hari," ucapnya. 

Melihat kondisi tersebut, Riski mengajukan kerjasama dengan BPS dan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kota Madiun. "Saya mengambil sampelnya di Madiun sebagai daerah asal saya," kata mahasiswa peraih beasiswa bidikmisi ini. 

Riski yang akan diwisuda pada pekan depan itu menegaskan, sistem aplikasi yang dibuat sebenarnya memangkas beberapa sistem survei manual, khususnya pada survei tingkat kemiskinan di Madiun.
"Sistem tersebut langsung berisi tentang 14 variabel kemiskinan yang didapat dari BPS dan Bapeda, kemudian diisi oleh surveyor saat mendatangi rumah warga," sebutnya. 

Data yang diisi dalam sistem tersebut langsung terkoneksi ke sistem validasi dan langsung didapatkan hasilnya. “Dari data yang didapat dari 14 variabel itu kemudian masuk validasi akan didapat tiga tingkat kemiskinan, mulai sangat miskin, miskin, dan hampir miskin," jelasnya. 

Melalui sistem ini, lanjut dia, ada beberapa tahapan dalam survei manual yang dipangkas, yaitu pada tahapan perekapan dan entry data ke sistem di BPS. Dengan demikian waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat dibandingkan survei manual yang selama ini digunakan. 

"Jika survei manual bisa membutuhkan waktu satu minggu, maka dengan aplikasi ini bisa dalam sehari saja," imbuhnya. 

Tak hanya mempercepat pelaksanaan survei, aplikasi yang dibuat Riski juga mampu meminimalkan eror saat survei. Ketika ada data yang eror maka bisa langsung dibenahi dari sistem tersebut dan tidak harus melakukan perekapan ulang. 

"Kelebihan lainnya adalah dengan aplikasi ini maka data bisa di-update sewaktu-waktu," ujarnya.
Bahkan, suatu saat survei tak lagi dilakukan oleh penyurvei, namun cukup melibatkan ketua RT. Sebab, ketua RT bisa langsung melakukan pendataan ke rumah-rumah warga. 

"Aplikasi saya ini sudah diuji coba di BPS Madiun, dan hasilnya cukup memuaskan. Memang sebelumnya sudah ada input data warga yang akan disurvei," katanya. 

Menanggapi karya itu, Rektor ITS Profesor Joni Hermana mengapresiasi penuh inovasi yang berhasil dibuat mahasiswanya. 

"Semoga nantinya aplikasi tersebut bisa digunakan dan membantu BPS dalam melakukan survei. Ini sangat membantu BPS serta pemerintah daerah dalam melakukan survei," katanya. 


Sumber : Okezone

FIK UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Warga Depok



Saveupdata.com -Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI pada Sabtu (10/9/2016) mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) yang bertujuan untuk memberikan kontribusi dan manfaat bagi warga Kota Depok. Kegiatan Pengmas di Balaikota Depok. Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Walikota Depok, Elly Farida dan Wakil Dekan I FIK UI, Yeni Rustina, Ph.D.

Pada Pengmas tahun ini, FIK UI melibatkan semua departemennya (Departemen Keperawatan Maternitas, Departemen Keperawatan Anak, Departemen Keperawatan Medikal Bedah, Departemen Keperawatan Jiwa dan Departemen Keperawatan Komunitas) serta berkerja sama dengan Forum Kota Depok Sehat (FKDS).

Kegiatan yang memiliki target peserta dewasa dan lansia beserta Kader dan Pengurus Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) se-Kota Depok ini akan diisi dengan berbagai rangkaian acara mulai dari skrining/ pemeriksaan kesehatan gratis (tekanan darah, glukosa dan asam urat), senam otak, senam relaksasi otot progresif, dan berbagai materi pendidikan kesehatan (kesehatan keluarga, kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa untuk lansia, serta kesehatan anak dan dewasa).

Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis, peserta juga dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan pakar keperawatan dari berbagai bidang keilmuan.

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut sesuai dengan visi dan misi FIK UI yang memiliki keunggulan dalam menangani masalah keperawatan perkotaan sekaligus untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu dan relevan.



Mahasiswa UI Raih “The Best Presentation Award” dalam Model APEC 2016 di Beijing




Saveupdata.com -Indonesia menorehkan prestasi gemilang dalam konferensi Model APEC (Asia-Pasific Economic Cooperation) 2016 di Beijing, China pada 25—28 Agustus 2016 lalu. Konferensi ini merupakan salah satu side-event dari konferensi besar APEC 2016 yang akan diselenggarakan di Lima, Peru pada 19—20 November 2016 mendatang.

Acara Model APEC 2016 diikuti oleh delegasi perwakilan masing-masing negara APEC yang berjumlah 21 negara, seperti Australia, Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, New Zealand, Taiwan, Rusia, Filipina, Peru, Cina, dan lain-lain. Delegasi masing-masing negara merupakan anak muda yang berusia 18—28 tahun.

Delegasi Indonesia pada Model APEC 2016 diwakili oleh Kristi Ardiana, mahasiswi Fakultas Hukum UI angkatan 2013 yang juga merupakan President UKM English Debating Society dan seorang mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada, Angelo Abil Wijaya. Mereka berhasil membawa pulang prestasi “The Best Presentation Award” dan mengharumkan nama Indonesia dalam kancah Internasional.

Kristi Ardiana mengatakan bahwa pengalaman mengikuti Model APEC 2016 di Beijing ini benar-benar berharga, terutama dalam mengerti bagaimana masing-masing negara anggota APEC bernegosiasi atas nama negaranya dan mengajukan kebijakan internasional yang saling menguntungkan.

“Diplomasi antara negara dalam konferensi Internasional ternyata sangat rumit dan kompleks. Kita harus benar-benar memahami stance kita sebagai negara serta apa yang kita butuhkan, lalu harus bisa berkompromi dan berdiskusi dengan negara lain agar mencapai konsensus yang saling menguntungkan,” ujar Kristi.

Selain itu, Kristi juga mengatakan bahwa pengalaman bertemu dengan teman-teman yang berasal dari background negara yang berbeda dalam konferensi Model APEC 2016 sangatlah seru.
“Teman-teman dalam konferensi ini sangat seru dan pintar-pintar. Saya belajar banyak sekali dari mereka. Saya sangat bersyukur dapat mewakili Universitas Indonesia dan Indonesia dalam acara ini,” kata Kristi.


Sumber : UI