Showing posts with label Business Unique. Show all posts
Showing posts with label Business Unique. Show all posts

Kangen Bahasa Jawa ? Kunjungi Restoran Jokamz di Australia, Pelayanan Menggunakan Bahasa Jawa




Saveupdata.com -Australia merupakan salah satu Negara sahabat Indonesia yang telah menjalin kerja sama yang baik selama bertahun-tahun. Persahabatan ini pun membuat Australia terpesona dengan Bahasa Indonesia hingga menjadikannya sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dasar.

Tak Cuma Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa pun menarik hati orang-orang Australia. Uniknya ada di salah satu restoran di Australia bernama Jokamz. Apa yang spesial dari Jokamz? Restoran yang terletak di Cardigan Street, Melbourne ini menyediakan makanan-makanan khas Indonesia dan yang menarik adalah pelayannya akan melayani pengunjung dengan Bahasa Jawa beserta logatnya yang kental.

Adalah Sunan Wiraguna sang pemilik restoran Jokamz ini. Menurutnya, pelayanan menggunakan Bahasa Jawa ini diterapkan di restorannya untuk melengkapi nuansa nusantara di restoran makanan Indonesia tersebut.

Di Jokamz terdapat tiga orang pelayan yang berlogat Jawa medhok, salah satunya Darma, pelayan berhijab asal Sidoarjo, Jawa Timur yang masih mempertahankan Bahasa Jawatimuran khasnya meski ia sudah belasan tahun tinggal di Australia.

Darma mengatakan, pelayanan dengan Bahasa Jawa ini tidak mengganggu interaksi antara pelayan dengan pelanggan.

“Bule justru pada cari dia,” jelas Sunan seperti dituliskan republika.
Meski melayani dengan Bahasa Jawa, namun Darma sendiri tetap menyelipkan Bahasa Inggris dalam percakapannya agar para tamu bule lebih paham dengan apa yang diucapkannya.

Jokamz sendiri menyajikan menu-menu makanan khas Indonesia seperti burger temped an burger terung balado yang cita rasanya disesuaikan dengan lidah orang-orang Australia.




Sumber : republika.co.id

Ruangan Anda Sempit ? Coba Gunakan Sofa Multifungsi Ini



Saveupdata.com Ruangan tamu Anda terlalu sempit ? atau ruangan tempat untuk bersantai di rumah Anda terlalu semipit ?. Memeng mempunyai rumah yang ruanganya sempit itu membuat kita kesusahan dalam menyimpan barang, sering berantakan apa lagi kalau dikasih sofa atau tempat duduk, malah bertambah sempit jadinya. Coba Anda Lihat Sofa yang satu ini ;

 Foto : creativeandinnovativestuffs.blogspot.co.id


Sofa ini adalah desain inovatif untuk mengelola ruang penyimpanan . sofa inovatif ini dijahit dengan kantong untuk menyimpan item penting di dalamnya . Sebuah desain sofa yang menarik untuk ruang santai biasanya diperuntukan untuk ruangan anak mahasiswa . sofa penyimpanan diatur untuk menjaga buku bacaan , CD , remote kontrol , Alat Musik , telepon  dan dokumen - dokumen penting. , tentunya sofa ini serbaguna modern desainnya.

Kemacetan Jakarta Buka Peluang Bisnis




Kemacetan lalu lintas di Jakarta merupakan sumber kekesalan tetap bagi warga. Karena kelihatannya tidak akan segera reda, beberapa pengusaha melihat peluang bisnis untuk membantu warga melalui kemacetan di ibukota.

Para warga komuter menghabiskan tiga sampai empat jam sehari dalam mobilnya di jalanan Jakarta, sebuah situasi yang menurut pengusaha Nadiem Makarim membuang-buang produktivitas. Kecepatan lalu lintas rata-rata adalah 8,3 kilometer per jam, lebih lambat daripada rata-rata kecepatan peserta lomba lari dalam jarak yang sama.

Namun tidak efisiennya lalu lintas Jakarta juga membuka peluang bagi pengusaha seperti Nadiem, yang telah meluncurkan aplikasi ponsel pintar yang membuat warga bisa menyewa tukang ojek mengantar jemput, mengantar atau mengambil barang, atau bahkan membeli makanan dan berbelanja.

Sejak peluncuran aplikasi itu bulan Januari, jumlah tukang ojek berjaket hijau yang bergabung dengan Nadiem telah melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 orang. Aplikasi itu sendiri telah diunduh hampir 400.000 kali dalam enam bulan, sebuah rekor nasional.

"Saya menciptakan GO-JEK karena saya sangat memerlukannya," ujar Nadiem kepada kantor berita Reuters, di sela-sela acara tahunan New Cities Summit, tempat lebih dari 800 CEO, walikota, pemikir, seniman dan inovator bertemu untuk membahas perubahan urban.

Kemacetan di Jakarta merupakan salah satu penghalang besar bagi pertumbuhan ekonomi. Para pejabat mengatakan kemacetan -- yang disebut-sebut terparah di dunia oleh perusahaan pelumas Castrol berdasarkan analisis mengenai berhenti dan bergeraknya kendaraan di jalan -- menghabiskan biaya sekitar Rp 65 triliun per tahun.

Merosotnya investasi infrastruktur setelah krisis moneter Asia pada akhir 1990an, permasalahan pembebasan lahan untuk pembangunan, konflik antara kantor dinas, dan buruknya perencanaan membuat transportasi publik di Jakarta tidak dapat menampung banyaknya jumlah orang yang bergerak di dalam kota.


Baca juga : Solusi Terbaik GO-JEK, Layanan Ojek Online


Populasi ibukota naik 120.000 orang per tahun sebagian karena urbanisasi, memberikan tekanan kuat pada instrastruktur yang sudah kepayahan, misalnya transportasi.

Dengan pendapatan tahunan rata-rata sekitar $3.800 per kapita, lima kali lipat rata-rata nasional, para migran membanjiri Jakarta untuk mencari kehidupan yang lebih baik dari tempat asal di desa.

"Urbanisasi yang meningkat ini terjadi kebanyakan di Asia," ujar John Rossant, ketua New Cities Foundation. "Tidak ada yang seperti ini dalam sejarah manusia."
Selain GO-JEK, aplikasi pemandu lalu lintas Waze laku keras diantara warga Jakarta, yang menggunakannya untuk mencari jalur tercepat menghindari kemacetan dan untuk memberi peringatan pada pengguna lain mengenai kecelakaan, banjir dan bahkan polisi pemalak di sudut-sudut jalan.
"Jakarta memang pasar besar untuk kita," ujar juru bicara Waze, Julie Mossler. Jakarta secara rutin masuk dalam 10 besar di antara 200 pasar Waze di dunia, dengan 800.000 pengguna.
Ketidakefisienan juga menciptakan peluang untuk bisnis teknologi rendah, misalnya joki yang mendapat Rp 20.000 sekali sewa untuk melalui jalan '3-in-1'.

Selain itu ada 'Pak Ogah' yang mengatur jalanan dengan imbalan uang receh dari pengendara, dan toko-toko swalayan kecil yang menawarkan makanan, minuman dan koneksi Internet sambil menunggu kemacetan mereda.

Pemerintah Jakarta sekarang menanamkan modal untuk transportasi publik yang lebih baik. Konstruksi sistem kereta massal dimulai pada 2013, setelah ditunda berpuluh tahun, dan dijadwalkan beroperasi tahun 2018.

Namun, karena sedikitnya ada 1.000 mobil dan sepeda motor baru setiap hari di jalanan, para pengusaha tidak melihat ada ancaman segera untuk model-model bisnis mereka.

"Saya akan dengan bahagia menutup GO-JEK jika Jakarta dapat mengatasi masalah kemacetan," ujar Nadiem. "Sayangnya, kelihatannya mustahil mengatasi hal ini dalam 10 tahun mendatang."




Sumber : voaindonesia.com/

3 Batu Akik Sumsel ini Dijual Seharga Ratusan Juta Rupiah




Palembang - Harga batu akik asal Baturaja, Sumatera Selatan, memang terbilang mewah. Namun, ada 3 jenis batu akik yang jika dibeli sekaligus, harganya bisa mencapai Miliaran Rupiah.

Ketiga batu akik ini kepunyaan Muliyadi, Owner PGC Beluluk Gems Baturaja. Karena kualitas yang bagus dan barang yang cukup langka, akhirnya ia berani membandrol tiap jenis batu akiknya seharga mobil mewah.

“Ada 3 batu akik yang saya jual dengan harga ratusan juta, yaitu batu akik ‪Purple seberat 2 ons seharga Rp 500 Juta, Purple seberat 1,5 ons seharga Rp 100 Juta, dan batu akik Biru Langit seberat 1 ons seharga Rp 450 Juta. Jika digabung semua, bisa mencapai Miliaran Rupiah," ujarnya kepada Liputan6.com, saat ditemui di pameran South Sumatra Gemstone Festival 2015, di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Senin (8/7/2015).

Hingga saat ini, baru ada pelanggannya yang berani menawar batu akik Purple seberat 1,5 ons tersebut dengan harga Rp 80 Juta. Namun dirinya masih belum tergiur dengan tawaran dibawah harga yang diajukannya.

Untuk memperkenalkan batu akik khas Sumsel ini, ia berencana akan membawa ketiga batu akik ini ke beberapa ajang perlombaan maupun pameran batu akik nasional. Terlebih menjelang Asian Games 2018 mendatang, ia ingin lebih mengenalkan batu khas Sumsel ini.

"Batu-batu ini juga memenangkan kontes batu akik beberapa kali,seperti di Muara Enim, Empat Lawang, Session City Jakarta dan lainnya, jadi harganya semakin mahal. Sekarang batu ini sulit didapatkan," lanjut Mulyadi.

Ia mengatakan, batu akik ini didapatkannya di daerah Simpang 4 Kartau, di tanah milik tuan tanah bernama Guru Apik di daerah Baturaja, Sumsel. Usaha batu akik ini dilakoninya sejak 2 tahun terakhir.



 Sumber : Liputan6.com

Dompet Ini Bisa `Teriak` Jika Tertinggal


foto : http://metro.co.uk/


Dompet ajaib dikembangkan oleh perusahaan asal Delaware, Amerika Serikat, Wooletco. Dompet yang diberi nama 'Woolet' ini akan berbunyi jika tertinggal.
 
Dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Senin 16 Maret 2015, dompet itu dilengkapi dengan sensor mini untuk mencegah kehilangan. Sensor itu terhubung melalui Bluetooth dengan telepon genggam yang berbasis iOS maupun Android.

Jika tertinggal dalam jarak tertentu, maka alarm pada dompet akan berbunyi. Sementara, telpon di genggaman akan bergetar.

Yang unik, jika telepon seluler yang hilang, maka dompet ini akan bergetar. Sensor ini bekerja dalam radius 200 kaki atau sekitar 60 meter.

Untuk mendapatkan dompet ini, maka Anda harus merogoh kocek sekitar Rp 1,2 juta. Dompet bersensor ini diharapkan bisa dipasarkan Mei tahun ini. 



Pangsa Pasar Anak Muda, Menjanjikan!


Harganya yang terjangkau dan konsepnya yang unik. Itulah resep usaha yang ramai dan populer di kalangan anak muda. Jangan anggap ramah segmen ini karena anak muda di Indonesia mencapai lebih dari 50% total penduduknya. Sehingga jika bisnismu sukses di segmen ini, omzet yang bisa kamu dapatkan bisa lebih dari lumayan. Apalagi kamu tak memerlukan modal yang terlalu besar untuk mendirikan usaha pertama. Yang paling penting adalah konsep yang kreatif agar usahamu bisa diterima oleh para anak muda.

Agar kamu punya gambaran tentang konsep yang kiranya bisa kamu kembangkan, coba lihat daftar bidang usaha yang selalu laku di kalangan anak muda ini. Semoga bisa membantu langkahmu jadi wirausahawan sejati!

1. Produk kuliner yang diterima anak muda sebenarnya ada polanya. Selain pola, jangan lupa pasang harga yang waras dan aktif di sosial media.



Produk kuliner yang bisa diterima dengan baik di kalangan anak muda sebenarnya ada polanya:
Tahun 2010 – 2012 : Keripik (tradisional) + bubuk cabe pedas aneka level (unik)
Tahun 2014 – sekarang : Martabak (tradisional) + cokelat merek tertentu atau green tea (unik)
Intinya, kamu perlu kreatif menggabungkan dua “unsur” yang kelihatannya kurang nyambung. Pastikan juga salah satu unsurnya adalah unsur yang tradisional, seperti keripik, martabak, atau nasi goreng dan bubur ayam. Sementara unsur yang satunya boleh modern atau bahkan “aneh”, asal kreatif. Jangan lupa testing dulu sebelum melakukan produksi massal agar kamu bisa menemukan rasa dan metode pembuatan produk yang paling tepat.

Kamu tahu usahamu sukses ketika mulai banyak pengekornya. Saat usaha keripik pedas asal Bandung itu booming, misalnya, muncullah banyak tempat makan yang menjual rasa pedas dengan berbagai level. Mulai dari mie pedas, ayam pedas, nasi goreng pedas, dan banyak lagi. Sama juga dengan tren kue cubit dan martabak manis yang di-upgrade dengan cokelat dan bubuk matcha. Bermula dari satu penjual saja, kini sudah banyak yang menjual produk yang sama. Oh iya: untuk memastikan idemu diterima, jangan lupa aktivasi di sosial media, ya.

2. Usaha kaos dan kemeja memang kompetitif. Tapi kamu tetap bisa sukses di dalamnya, asal kreatif.



Kamu yang tertarik dengan dunia fashion juga bisa meluncurkan usaha pakaian dengan segmen anak muda. Saat ini cukup banyak usaha fashion yang target pasarnya anak muda. Untuk itu, jika kamu ingin membuka usaha di bidang ini kamu perlu membuat sesuatu yang benar-benar berbeda. Tentunya, kamu harus memiliki pasar yang lebih fokus lagi. Target pasar utamamu jelas untuk anak muda. Tapi anak muda yang seperti apa, bisa dibuat lebih spesifik lagi. Untuk anak muda laki-laki atau perempuan? Kelas menengah atau menengah-atas?
Brand fashion yang kamu luncurkan juga harus mampu menjadi simbol identitas tertentu.
Identitas di sini tak hanya soal gender atau kemampuan ekonomi, tapi juga kota asal atau kota tempat tinggalnya sekarang — atau bahkan musik atau film favorit kegeramannya. Misalnya saja, butik pakaian secondhand pria yang di-display secara elegan akan cocok bagi mahasiswa atau pelajar yang gemar musik jazz, film-film Hitchcock, dan gaya ala jentelman di tahun 50-an. Dengan tahu identitas apa yang disimbolkan produkmu, kamu jadi bisa lebih tepat arah dalam memasarkan produk itu.


3. Internet rumah yang sering lelet sebenarnya adalah peluang usaha. Kamu bisa membuka tempat nongkrong khusus anak muda yang supercepat koneksi internetnya.



Kebutuhan tertier anak muda: pacar, pelukan saat hujan datang
Kebutuhan sekunder: buku diktat kuliah, makanan layak, baju bagus, kamar kost standar
Kebutuhan primer: sinyal WiFi
Internet saat ini sudah menjadi bagian hidup anak muda. Baik mengerjakan tugas maupun mencari hiburan, mereka selalu mengandalkan internet untuk mendapatkannya. Untuk itu tempat nongkrong yang memiliki akses internet bagus sudah jadi kebutuhan primer bagi mereka . Tujuan mereka nongkrong adalah untuk mencari internet, jadi tidak perlu ada banyak menu yang kamu tawarkan. Menu-menu seperti menu warung saja sudah cukup.
Kalau kamu takut mereka akan nongkrong lama dan hanya pesan sedikit makanan, kamu bisa membuat paket-paket yang memudahkan mereka namun juga tetap menguntungkan usahamu.


4. Biar sudah bertahun-tahun berjalan, usaha game online sebenarnya masih banyak peminatnya




Sejak internet ditemukan, usaha rental game online mulai berkembang. Berbeda dengan usaha warnet yang perlahan tumbang, sampai saat ini usaha game online ini masih tetap ramai dan diminati banyak anak muda. Para pecinta game online pun memiliki komunitas sendiri. Jika kamu ingin mencoba bisnis game online, kamu harus bisa masuk ke komunitas tersebut dan membuat mereka tertarik untuk bermain di tempatmu. Agar tempatmu semakin dikenal, kamu bisa membuat perlombaan sederhana satu minggu sekali. Dengan ini mereka akan lebih nyaman menjadikan game center-mu tempat untuk menghabiskan waktu.


5. Bisnis karaoke adalah peluang yang lainnya. Walau sudah banyak karaoke yang ada saat ini, belum satupun yang benar-benar khusus menyasar anak muda.





Kalau dulu hiburan anak muda hanya seputar nonton bioskop atau nongkrong, saat ini tempat hiburan untuk anak muda sudah sangat beragam. Beberapa tahun ini karaoke menjadi salah satu hiburan yang banyak diminati anak muda. Tempat-tempat karaoke pun semakin banyak bermunculan karena besarnya minat masyarakat. Pada malam minggu atau hari libur, tempat karaoke selalu ramai. Tak sedikit artis yang memilih membuka tempat karaoke sebagai usaha sampingannya.

Walau begitu, belum ada satupun tempat karaoke yang benar-benar menyasar anak muda. Kebanyakan bisnis yang sudah ada ditujukan untuk keluarga atau semua kalangan usia. Akibatnya, susah sekali buatmu menemukan lagu dari band indie favorit di tempat karaoke. Belum lagi konsep ruangan yang sebenarnya bukan “kamu banget”.
Nah, karena kamu paling tahu apa yang belum bisa dihadirkan karaoke yang ada saat ini untuk pelanggan-pelanggan seusiamu, kenapa tidak patungan dengan beberapa teman untuk mendirikan bisnis karaoke baru?
 
6. Persewaan tempat olahraga juga menjadi tempat hangout baru buat anak muda. Pastikan pusat kebugaranmu punya konsep yang unik dan berbeda.



Selain karaoke, tempat-tempat olah raga juga menjadi gaya hidup baru bagi anak muda. Tak sedikit anak muda saat ini yang mengisi waktu luang dengan berolahraga di pusat kebugaran atau bermain futsal. Maraknya tren ini tentu juga membuat banyak tempat olah raga bermunculan.

Kalau kamu tertarik membuka bisnis ini, carilah lokasi di kawasan sekitar kampus atau perkantoran. Umumnya, waktu yang dimiliki masyarakat sekarang untuk berolahraga tidak banyak. Jadi mereka butuh tempat olah raga yang dekat sehingga sebelum pulang ke rumah, dan sambil menunggu jam macet, mereka bisa menggunakannya untuk olahraga. Di samping itu fasilitas lengkap seperti tempat ganti dan mandi juga menambah daya tarik agar setelahnya dapat melanjutkan aktivitas yang lain.

Akan bertambah oke kalau kamu punya konsep yang berbeda dari pusat-pusat kebugaran lainnya. Misalnya saja kamu bisa membentuk suatu komunitas pecinta kebugaran dari para pelanggan gym-mu. Atau mungkin kamu ingin membuka gym khusus muslimah?

Sudah terbukti, ada banyak sekali peluang usaha yang bisa kamu jajal sebagai calon wirausahawan muda. Jadi, masih ada alasan buat malas-malasan?


Editor : Anisa Nur
Sumber : hipwee

UNS Ajak Mahasiswa Jadi Pebisnis Game




Saveupdata.com - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) sebaiknya mampu membuka lapangan pekerjaan. Misalnya, dengan menjadi pebisnis game. Apalagi, program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan berlangsung tahun ini.
 
Guna menciptakan para pebisnis game, program studi Diploma III (D-3) Teknik Informatika (TI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS menggelar Workshop GameDev, Technical, and Business. Kegiatan tersebut bertujuan mengajak mahasiswa untuk membuat produk yang dasarnya dari sebuah game dan menjadikan produk itu menjadi sebuah bisnis.

Hadir sebagai pembicara workshop sekaligus praktisi game yakni dari Jogja Digital Valley dan mentor Gameloft, Samuel Henry. Dia menjelaskan beberapa pengalaman selama menjadi praktisi game, dan memberitahukan cara-cara membuat game dalam waktu singkat.
“Orang-orang Indonesia itu sekarang lebih suka bermain game yang ringan,” ujar Samuel, seperti dilansir laman UNS, Rabu (8/4/2015).

Workshop yang diikuti 130 mahasiswa tingkat akhir D-3 TI, 50 anggota Dilo Solo, dan 20 mahasiswa umum itu juga diadakan berkaitan dengan banyaknya mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan tugas akhir (TA) bertema game. Kebanyakan dari mereka setelah lulus tahap pelatihan, garapan mereka hanya selesai di tataran tersebut, tidak dilanjutkan ke tahap bisnis.

“Saya kira ini sangat pas buat mereka, bagaimana mereka bisa membuat tugas akhir, selesai bikin tugas akhir, lalu bisa dijual barangnya,” ucap penanggung jawab workshop, Antonius Bima Murtiwijaya.

Prodi ini juga bekerja sama dengan Digital Innovation Lounge (Dilo) Solo yang merupakan pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital, serta Terasolo yang memberitakan usaha kecil dan menengah (UKM) di lingkungan Solo Raya.

Pria yang akrab disapa Bima itu juga menyampaikan, acara ini merupakan momentum agar nantinya Dilo Solo bisa menjadi markas startup company bagi mahasiswa yang sudah lulus, sehingga prodi D-3 TI juga bisa menyatu dengan komunitas-komunitas yang ada di Solo.

"Sedangkan Terasolo didatangkan untuk menawarkan kerjasama kepada peserta yang hadir. Kerjasama tersebut dalam bentuk belajar bersama bagi mahasiswa yang tertarik untuk belajar bagaimana mengelola website, berbisnis, dan cara berkomunikasi terkait fokus gerak Terasolo yang memberitakan masalah bisnis dan menjadi perantara untuk penjual dan pembeli," ungkapnya. (fsl)

okezone.com

Kerajinan Miniatur Tembus Pasar Dunia

Pekerja menata kerajinan miniatur bajaj yang terbuat dari bahan tembaga dan kuningan, di Pakualaman, Yogyakarta, Selasa (24/3/2015). Hasil kerajinan yang sudah empat generasi sejak 1944 tersebut sudah diekspor ke Malaysia, Singapura, Belanda, Italia dengan harga mulai Rp10.000 hingga Rp400.000 per buah. Antara/Sigid Kurniawa.




Tips Kreatif Menghasilkan Uang Saat Kuliah

Menyeimbangkan kuliah, kesibukan organisasi, dan kehidupan sosial tidaklah mudah. Selain sulit mencari waktu beristirahat, terkadang kondisi keuangan pun pas-pasan guna membiayai semua kegiatan tersebut.


 
Memiliki pekerjaan di kampus atau kerja paruh waktu bisa membantu mahasiswa keluar dari kesulitan finansial. Selain bekerja, ada banyak cara untuk menghasilkan uang tambahan. Ini daftarnya, seperti dikutip dari College Candy, oke zone

1. Menjual barang-barang lama
Lemari penuh karena tumpukan pakaian lama? Atau kamar terasa sumpek karena banyak barang yang tidak lagi dipakai? Jual saja secara online atau ajak beberapa teman untuk membuat garage sale.

2. Memulai bisnis 
Ide membuat bisnis kecil yang bisa dijalankan paruh waktu juga menarik. Manfaatkan kemampuan seperti menulis atau memperbaiki komputer. Bidik juga peluang yang tersedia di lingkungan sekitar.

3. Mendaftar untuk tes di kampus
Seringkali mahasiswa psikologi mencari partisipan dalam studi mereka. Cari tahu informasi mengenai kesempatan ini lewat berbagai sumber.

4. Tutor
Manfaatkan keunggulan akademis dengan menjadi tutor belajar bagi teman ataupun junior di kampus. Kamu bisa menentukan bayaran per jam, per minggu atau per bulan sesuai kesepakatan.

5. Mulai membuka YouTube dan blog
Manfaatkan internet sebagai sumber penghasilan. Buatlah blog atau akun YouTube yang menarik. Cara ini membuka kesempatan bagi perusahaan untuk memasang iklan. Kamu juga bisa menawarkan review berbayar bagi produk mereka.

6. Menjadi Reseller


 Banyak mahasiswa yang bergabung di J&J Binder menjadi reseller produk Binder Motif dan Binder Kulit. Mahasiswa cukup mengambil foto ( katalog Produk Binder ) di www.jandjbinder.com , terus menawarkan ke teman - teman sekampus. Harga bisa di jual sesuka hati reseller  keuntungan bisa ditargetkan dengan sesuka hati kita. 
 

7. Jual hasil jepretan
Suka memotret? Tidak hanya bisa dibuat portofolio, tapi kamu juga bisa menjual foto hasil jepretanmu ke website atau perusahaan yang akan membayarmu setiap seseorang menggunakan gambar di iklan atau artikel.

Cara Mudah Mendapatkan Modal Bisnis

Bisnis bukanlah barang tabu bagi perempuan. Bahkan, saat ini kita melihat bahwa kaum hawa semakin gesit merebut peluang pasar di dunia bisnis. Coba saja perhatikan owner toko online dan olshop di internet. Rata-rata pemiliknya adalah kaum perempuan yang penuh percaya diri menjalankan bisnisnya dari rumah.



Sisters juga tertarik untuk terjun ke dunia bisnis? Tapi masih terkendala dengan modal? Dalam artikel ini kita akan mencoba mengulas bagaimana cara mendapatkan modal untuk bisnis. Namun sebelumnya, mari kita lihat apa saja yang perlu diperhatikan dalam manajemen bisnis, khususnya yang berhubungan langsung dengan modal:
  • Kecukupan modalDalam manajemen bisnis yang baik, Sister perlu menghitung kecukupan modal yang diperlukan. Modal di sini meliputi modal kerja untuk operasional bisnis. Seperti uang tunai, tempat bisnis, alat-alat usaha dan lainnya. Modal ini sifatnya relatif, dan bisa disesuaikan dengan ketersediaan dana dan fasilitas yang ada.
  • Dana CadanganDana cadangan penting dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk dalam perjalanan bisnis. Terutama untuk 6-12 bulan pertama di mana perputaran omset bisnis masih tersendat.
Selanjutnya mari kita lihat dari mana saja Sister bisa mendapatkan pembiayaan modal untuk bisnis. Berikut adalah beberapa sumber modal yang bisa Sister andalkan:

1. Modal Sendiri

Sumber modal terbaik adalah dari kantong Sister sendiri. Jika sister adalah satu-satunya penanam modal pada bisnis yang akan dijalankan, maka sister adalah pemilik tunggal pada bisnis tersebut. Sister akan lebih mudah dalam pengelolaan modal nantinya. Apakah sister memiliki cukup modal untuk menjalankan bisnis? Coba lihat kembali kemampuan keuangan sister. Adakah simpanan yang bisa dicairkan? Adakah aset tidak produktif yang bisa dijual dan dialihkan sebagai modal?

2. Mencari Pinjaman
Jika modal sendiri tidak memadai, Sister bisa mencoba mencari pinjaman modal. Sister bisa mencoba mengajukan pinjaman pada perorangan, koperasi, ataupun lembaga keuangan yang bisa memberikan pinjaman modal. Dalam meminjam modal Sister perlu juga mempertimbangkan sistem pengembaliannya apakah berbunga atau dengan sistem bagi hasil? Sebaiknya sister memilih pinjaman yang menawarkan sistem bagi hasil, karena jauh lebih adil dan menentramkan.

3. Kongsi (kerja sama)
Cara ketiga adalah dengan mengajak pihak lain untuk ikut menanamkan modal pada bisnis Anda. Keuntungan bisnis nantinya menjadi milik bersama dan dibagi berdasarkan kesepakatan atau perjanjian pembagian keuntungan yang perlu disepakati di awal. Cara ini bisa Sister pilih jika tidak memiliki modal sendiri.
Semoga informasi mengenai cara mudah mendapatkan modal bisnis bermanfaat bagi sister yang ingin memulai bisnis. Good Luck.

Jual Mobil Keluarga, Nadia Mutia Sukses Bisnis Sepatu



Banyak kisah sukses pebisnis bermula dari hobi. Salah satunya Nadia Mutia Rahma yang sukses membangun usaha produksi sepatu bermerek Kloom Clogs di Yogyakarta.
Kloom Clogs khusus memproduksi sepatu dan sandal wanita. Sesuai namanya, sepatu ini terbuat dari kayu atau yang dikenal dengan sebutan kelompen atau kelom.

Produk sepatu kayunya sudah cukup dikenal. Selain di dalam negeri, ia juga memasarkan sepatunya hingga luar negeri. Dalam sebulan ia bisa menjual sekitar 400 pasang sepatu, dengan omzet mencapai Rp 120 juta.

Produksi sepatu itu dikerjakan di bengkel milik sendiri yang berlokasi di Yogyakarta dan Tangerang, Banten.
Nurdiyanti, ibu Nadia yang kini ikut membantu di bagian  pemasaran, mengatakan, sebelum membangun usaha produksi sepatu, putri sulungnya ini sudah memiliki hobi menggambar dan mendesain sepatu untuk dipakai sendiri.

Nadia sendiri pernah belajar desain di Jepang dan teknologi kulit di Yogyakarta. Dia juga belajar anatomi sepatu di Swedia. Dari keahliannya menggambar desain sepatu, ia lalu kepikiran untuk memasarkan setiap desain sepatu hasil karyanya.

Nadia mulai merintis usahanya pada 2009. Ia memilih alas kaki dari kayu karena unik. Awal merintis usaha, Nadia hanya memiliki 20 model sepatu. Saat itu, produknya masih skala kecil-kecilan.
Dalam sebulan ia hanya membuat sekitar 20 hingga 30 pasang sepatu. Ketika itu ia mempekerjakan empat tukang pembuat sepatu dan dua penjahit kulit. Pemasarannya  juga terbatas di lingkaran kerabat. Seiring berjalannya waktu, produk sepatunya semakin dikenal dari mulut ke mulut.

"Sedikit demi sedikit pesanan mulai berdatangan," ujar Nurdiyanti.
Melihat respon pasar yang positif, ia lalu menjual mobil pribadi milik orang tuanya seharga Rp 90 juta buat dijadikan modal usaha. Dukungan orang tuanya ini tidak sia-sia. Dengan modal sebesar itu, ia sukses mengembangkan usahanya.

Saat ini, Nadia sudah memiliki dua pabrik pembuatan sepatu di Yogyakarta dan Tangerang, dengan kapasitas produksi 400 pasang sepatu per bulan. Saat ini, hampir 100 model sepatu sudah dibuatnya. Ada pun jumlah karyawannya kini 20 orang.  Sepatu buatan Nadia berdesain elegan, chic, dan fashionable.

Nadia membanderol harga sepatunya mulai Rp 350.000–Rp 800.000 per pasang. Sebelumnya, Kloom gencar membuka gerai di beberapa mal di Jakarta, seperti di Gandaria City, Pondok Indah Mal, dan BSD City. "Tapi sekarang kami fokus membuka  stan saja dari mal ke mal atau mengikuti pameran," katanya.

Nadia mengaku awalnya ia merintis usaha kelom ini karena sebuah keisengan. Nadia sempat tinggal di Tokyo, Jepang, mengikuti sang ayah bertugas di sana. Pada tahun 2009, dia masuk sekolah fashion di Esmod Tokyo.
Selama menimba ilmu di sana dan memiliki teman dari berbagai negara di dunia, ketertarikannya pada dunia fashion semakin kuat. Inspirasi awal membuat kelom datang ketika melihat temannya dari Skandinavia yang kebetulan mengoleksi Kloom. Di negara asal temannya tersebut, kelom memang menjadi salah satu bagian dari kebudayaan masyarakat di sana.
Nadia pun membeli sepasang kelom dan membawanya pulang ke tanah ketika berlibur. Di kampung halamannya di Yogyakarta, Nadia mencari pembuat sepatu kayu untuk membuatkan kelom seperti miliknya, namun dengan desain yang Nadia buat sendiri.

Setelah menemukan perajin yang cocok dengan dan selera fashionnya, Nadia lantas membuat kelom dalam jumlah sedikit untuk coba-coba dia tawarkan kepada kerabat dan teman-temannya. Ternyata respon dari kerabat terdekat sangat bagus. Dari situ, Nadia memutuskan untuk berhenti dari Esmod Tokyo dan fokus mengembangkan bisnisnya di dalam negeri.

Pada tahun 2010, Nadia mulai dibantu keluarganya, terutama sang ibu, Nurdiyanti untuk membangun bengkel pembuatan sepatu di halaman rumah mereka. Kemudian bengkel tersebut diperluas dan dijadikan tempat pembuatan sepatu kecil-kecilan.

Nurdiyanti bilang, saat itu Nadia berniat serius mengembangkan usaha ini. "Sehingga untuk modal awal, kami menjual mobil seharga Rp 90 juta. Ini untuk membuat bengkel, membeli bahan baku gelondongan kayu-kayu, dan juga bahan-bahan kulit," sebutnya.
Dengan mengusung merek Kloom Clogs, Nadia mulai ekspansi melebarkan pemasaran via media sosial seperti Facebook, Twitter, dan bekerja sama dengan Zalora, Lazada dan Berrybenka untuk memasarkan produknya.
Pada tahun yang sama, lokasi produksi Kloom CLogs dipindahkan ke Jakarta. "Tujuannya agar bisnis ini lebih maju karena Jakarta menjadi kiblat fashion di Indonesia," kata Nurdiyanti.
Awal hijrah ke Jakarta, Nadia memboyong para perajin yang sudah bekerja dengannya. Pada saat itu pesanan mulai meningkat tajam lantaran tren kelom sedang booming. Namun, para perajinnya yang berasal Bantul dan Kulon Progo malah sering minta izin pulang kampung. Ini membuat produksi tersendat.
Kelom ini buatan tangan sehingga produksi tergantung pada SDM. Jika pekerja tidak profesional, maka bisnis akan mandek. Apalagi sulit menemukan perajin yang benar-benar cocok. Akhirnya, Nadia dan Nurdiyanti mencari perajin yang lain untuk dididik dari awal.
Selain itu, karena kelom ini sekitar 70 persen terbuat dari kayu, sehingga proses pengeringan kayu dari gelondongan untuk dibuat menjadi sepatu, memakan waktu cukup lama. Jika musim hujan seperti sekarang, proses pengeringan bisa mencapai enam bulan. (as/kontan)

Autonomous cars could save Canadians $65B a year




In a near future where a fleet of driverless taxis could be at your beck and call, what public transit will we need? If your car can drop you off and then go home, do we need parking spaces downtown? And what will happen to all the tow-truck drivers and couriers?


These are things Canadians and their governments should be thinking about, says a new report from an independent think-tank focused on economic trends.


Cars and trucks that drive themselves could hit the road in the next decade and save Canadians $65 billion in the form of fewer collisions, reduced traffic congestion, lower fuel costs and less time wasted behind the wheel. But they will also have wide-reaching effects on many areas of the economy, from the demand for fuel to urban planning to the job market, says the report from the Conference Board of Canada.


"I think we haven't thought about it that much yet," said Vijay Gill, director of policy research for the board and lead author of the report.


"Not only is it going to be cool and neat, but it's going to change the way we live and do business."

Available within 10 years


By 2020, the report says, Google hopes to have fully autonomous vehicles on the road and most major car manufacturers will be selling vehicles capable of driving themselves at least some of the time.

Germany Mercedes
Current models of the Mercedes-Benz S-class can already automatically accelerate, brake and steer under certain circumstances. (Fredrik von Erichsen/Associated Press)


That's only a small step from some current models such as the Mercedes Benz S-class, which can already automatically accelerate, brake, and stay in the same lane under certain circumstances. By 2025, fully autonomous cars are expected to be available from some traditional car manufacturers.

Using Canadian statistics, Gill calculated some of the potential benefits:

  • There are 2,000 vehicle fatalities a year in Canada, many caused by human error. Self-driving cars could reduce collisions by more than 90 per cent, saving $37.4 billion.
  • Automated vehicles could eliminate five billion hours per year that Canadians spend behind the wheel, worth $20 billion.
  • Self-driving vehicles could potentially reduce the need for car ownership, operate safely while closer to one another and easily adjust to traffic, saving $5 billion a year in congestion costs.
  • They could also reduce fuel costs by $2.6 billion by reducing congestion and the need to drive around looking for parking, and by generally being more fuel efficient.

Transit planning

Gill suggests some of these changes could be barriers to the adoption of self-driving vehicles.
The potential job losses may cause some people to lobby for a slower transition away from human drivers. He pointed out that some public transit vehicles are already capable of driving themselves, but still have drivers for this reason.
Other hurdles include a lack of insurance rules about who is responsible in the case of a collision involving a self-driving vehicle and the cost of the technology, which needs to drop before it is widely adopted.
In the meantime, the report urges governments to consider the potential effects of automated vehicles on major infrastructure projects such as transit, which are planned decades ahead.
"If we're planning that for 30 years now and making more or less billions of investments to do it," he said, "I think this work is worth at least a footnote and probably quite a bit more than that."

Solusi Terbaik GO-JEK, Layanan Ojek Online



Saveupdata.com -Memesan ojek kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi GO-JEK, kata CEO PT GO-JEK Indonesia Nadiem Makarim.

"Ini aplikasi langsung antara Anda dengan tukang ojek," kata Nadiem Makarim saat peluncuran aplikasi GO-JEK di Jakarta, kemarin.

Konsumen dapat menggunakan aplikasi ini untuk layanan kurir (Instant Courier), transportasi (Transport) dan berbelanja (Shopping).


Dalam layanan Instant Courier, konsumen harus mengisi lokasi pengambilan paket dan alamat tujuan beserta kontak yang dapat dihubungi bila pemesan bukan pengirim atau penerima akun tersebut.

Untuk layanan Transport, pemesan diminta mengisi lokasi penjemputan dan tempat tujuan. Pemesan layanan ini juga akan mendapat masker dan penutup kepala secara gratis.

Pada layanan Shopping, konsumen dapat meminta pengemudi GO-JEK untuk membeli tiket film atau konser, makanan di restoran atau berbelanja kebutuhan lainnya. Konsumen akan diminta mengisi lokasi berbelanja, jenis barang yang dibeli dan estimasi biaya yang harus dikeluarkan.


Besar tarif pun tergantung pada lokasi jemput-antar, namun Nadiem mengatakan tarif GO-JEK per kilometer adalah Rp4.000.

Pembayaran dapat dilakukan secara tunai dan kredit yang terdapat pada aplikasi itu.
Nadiem menegaskan mereka mengutamakan kecepatan dalam layanan GO-JEK dan mengklaim rata-rata waktu kedatangan dari waktu pemesanan adalah 17 menit.

Aplikasi ini tersedia bagi pengguna Android dan iOS, demikian Nadiem. (as/ant)

Brian Chesky, Airbnb CEO yang Tidak Mempunyai Rumah




Banyak orang berpikir, bahwa kesuksesan hanya dapat diraih dengan pendidikan yang tinggi atau modal yang banyak. Memang, ada banyak orang yang mampu sukses dengan berbekal kedua hal tersebut. Namun, pada hakekatnya, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan dalam bisnis. Karena, satu hal terpenting yang dibutuhkan untuk sukses dalam bisnis adalah kreativitas, dan semua orang memilikinya.



Salah satu contoh nyatanya adalah Brian Chesky. Bila Anda melihat latar belakang Brian, Anda pasti tidak akan pernah menyangka bahwa dirinya akan sukses sebagai CEO perusahaan AirBnB. Brian lahir dari keluarga yang tidak terlalu mendalami dunia bisnis. Bahkan, Brian juga tidak menempuh pendidikan dengan jurusan bisnis.


Sebelum menjadi CEO perusahaan ini, Brian melakukan banyak pekerjaan. Dia pernah menjadi seniman, desainer bahkan menjadi seorang binaragawan. Saat diwawancarai Sarah Lacy, Brian mengaku bahwa dia hanya ingin menjadi atau mencoba pekerjaan yang menarik untuknya. Kala itu, dia tertarik dengan olahraga, dan memutuskan untuk menjadi pemain hoki, kemudian dia beralih menjadi binaragawan.

Yang dapat kita cermati dari apa yang dilakukan oleh Brian Chesky ini adalah kebebasannya. Dia tidak terikat pada satu aturan baku mengenai bagaimana membangun karir dan mencari uang. Dia ingin mencoba semua pekerjaan yang dia anggap menari. Mungkin, dari sinilah, insting bisnisnya terasah dan dia mampu melihat peluang bisnis yang diwujudkan melalui perusahaan AirBnB.

AirBnB sendiri adalah layanan unik dalam hal penginapan. Pria kelahiran New York 32 tahun yang lalu ini melihat banyaknya penginapan yang menetapkan tarif yang cukup mahal. Lalu, dia membuat konsep penginapan yang lebih murah, dengan tinggal di rumah penyewa jasa perusahaannya ini.

Konsep unik yang diusung Brian ternyata menarik perhatian banyak orang. Dan, layanan unik ini, semakin populer dan disukai oleh banyak pelancong dari berbagai negara.
Apa yang dilakukan Brian Chesky ini cukup sederhana. Dia hanya ingin menyediakan solusi untuk pelancong yang kesulitan biaya untuk tempat menginap. Namun, Brian menggunakan cara unik untuk menyediakan solusi tersebut. Hasilnya, pengalaman baru, layanan baru dan harga murah sebagai solusi, menarik minat banyak orang dan membuatnya sukses.

Meskipun Brian Chesky saat ini sudah menjadi salah satu CEO yang paling sukses, sejak tahun 2010, dia tidak mempunyai rumah. Brian lebih suka menggunakan layanan AirBnB miliknya sendiri untuk tempat tinggal dia.


Kisah dari Brian Chesky ini dapat memberikan kita semua banyak pesan dan contoh. Kesuksesan akan datang, bila Anda mau berusaha dan kreatif. Jadi, bila Anda merasa Anda tidak mempunyai latar belakang pendidikan, modal maupun kemampuan yang mumpuni, Anda tidak boleh menyerah. Terus berusaha, cari informasi lebih, manfaatkan peluang, dan mungkin Anda akan sukses melebih Brian Chesky.

Tempat Wisata Kuliner di Bandung yang Wajib Dikunjungi



Selain terkenal dengan tempat wisata alam yang indah dan sejuk, Bandung juga terkenal dengan wisata kulinernya. Menawarkan berbagai macam tempat makan, kota Bandung akan membuat Anda bingung dengan banyaknya pilihan yang ada. Mau tahu tempat wisata kuliner di Bandung yang harus dikunjungi di sela-sela waktu liburan Anda? Berikut ulasannya.

1. Rumah Sosis


Rumah Sosis bukanlah sembarang tempat wisata kuliner di Bandung, melainkan juga merangkap sebagai salah satu tempat tujuan wisata di Bandung yang terkenal. Dengan konsep “eat, swim, play”, Rumah Sosis menawarkan sebuah tempat yang sangat cocok untuk hiburan keluarga, terutama untuk keluarga yang mempunyai anak kecil.

Sesuai dengan namanya, menu utama di Rumah Sosis adalah berbagai jenis makanan dengan bahan utama sosis. Sosis yang ditawarkan juga sangat beragam, ada sosis ayam, sapi, ikan, ada yang besar, dan juga ada yang kecil. Bagi yang tidak ingin makan sosis, tidak perlu kuatir karena tempat wisata kuliner ini juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng, nasi liwet, chicken katsu, dan lain-lain.

Selain menyajikan makanan yang enak, Rumah Sosis juga mempunyai banyak wahana permainan yang menyenangkan, misalnya mini golf, perahu sosis, kolam renang, lorong sesat, dan lain-lain. Wahana permainan ini tidaklah gratis dan mempunyai harga yang berbeda-beda.

 2. Yoghurt Cisangkuy 

Beralamat di Jalan Cisangkuy nomor 85, Yoghurt Cisangkuy telah menjadi tempat nongkrong yang nyaman dengan menu yang sehat. Yoghurt sendiri merupakan sebuah produk hasil olahan dari susu fermentasi yang mempunyai banyak manfaat kesehatan. Tidak seperti yoghurt pada umumnya, Yoghurt Cisangkuy menawarkan yoghurt yang tidak asam, melainkan mempunyai berbagai pilihan raasa yang enak. Bukan hanya itu saja, yoghurt ini juga disajikan dengan buah, sesuai dengan rasa yoghurt yang dipesan, jadi bila Anda memesan yoghurt rasa strawberry maka di dalam yoghurt tersebut akan ada buah strawberry juga.

Selain rasa strawberry, Yoghurt Cisangkuy juga menawarkan rasa lain seperti rasa moka, lecci, coklat, dan anggur dengan harga yang terjangkau, hanya 9.500 Rupiah saja. Selain yoghurt, Anda juga dapat memesan beberapa jenis snack hangat seperti sosis goreng, kentang goreng, somay, batagor, sate, dan lain-lain.


 3. Sapu Lidi



Sapu Lidi adalah salah satu magnet wisata di daerah Lembang. Selain penginapan, Sapu Lidi juga menawarkan pengalaman makan dengan suasana pedesaan yang asri dan sejuk. Dengan tempat makan berupa saung di dekat sawah, Sapu Lidi menawarkan berbagai jenis masakan Sunda, Indonesia, sampai dengan masakan ala Eropa.


 

13 Tempat Kerja Unik dan Nyaman, Karyawan Betah di Kantor

Apa sih yang kamu pikirkan saat dengar kata kantor? Pasti banyak yang bilang “dih males, kantor!” Ya kantor memang identik sama yang namanya kerjaan dan beban kerja yang bikin males, mules, dan mungkin lemes. Tapi 13 kantor ini pasti bikin kamu betah atau bisa aja bikin kamu gak mau pulang ke rumah!
 
Kayak apa sih kantornya? Lihat deh foto – fotonya di bawah ini!

 Bagian dalam kantor Selgas Cano via www.socialdesignmagazine.com

Selgas Cano, Madrid 

 Sebagian kantor ini ada di bawah tanah


Selgas Cano ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang design dan arsitektur. Mereka mendesign kantor mereka di tengah – tengah taman yang dikelilingi oleh pepohonan. Apabila karyawan – karyawan mereka sedang suntuk dan kehabisan ide, mereka dapat keluar untuk menikmati pemandangan dan menyegarkan pikiran mereka.


2. Red Bull – Soho, London

 

Beginilah kantor perusahaan minuman Red Bull yang ada di London. Kantor mereka dirancang sedemikian dinamis untuk memanjakan para pekerjanya yang sebagian besar berusia 20 hingga 30 tahunan.

Ruang rapat yang ada di Red Bull, London 

 Front Office Red Bull

 Ruang rapat yang ada di Red Bull, London via officesnapshots.com

Perusahaan ini memang menjadi incaran utama para pemuda London yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan lingkungan pekerjaan yang kreatif dan menyenangkan.

 

Selanjutnya : No 3/4. Kantor America On Line – Palo Alto dan Kantor Comvert, Milan